Akibat Gempa M7.6, 233 Bangunan Rusak dan Ribuan Mengungsi di Ternate - Siaga | Cerdas & Informatif

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad



Senin, 06 April 2026

Akibat Gempa M7.6, 233 Bangunan Rusak dan Ribuan Mengungsi di Ternate

SIAGA-FM – Gempa magnitudo 7,6 yang berpusat di Bitung, Sulawesi Utara, pada Kamis lalu, menyebabkan kerusakan signifikan di Kota Ternate, Maluku Utara.

 

Rumah warga rusak berat akibat gempa bumi magnitudo 7,6 pada Kamis (2/4/2026) di Pulau Batang Dua, Kota Ternate, Maluku Utara.(DOKUMENTASI SAIFUL GANDA/Kompas)

Akibat gempa tersebut, 233 unit bangunan rusak dan ribuan orang terpaksa mengungsi di enam kelurahan di Kecamatan Pulau Batang Dua, Kota Ternate.  Pemerintah Kota Ternate telah menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari hingga 15 April 2026 mendatang.

 

Ketua Posko Penanganan Bencana Gempa Bumi Ternate, Rizal Marsaoly, mengatakan, tercatat sebanyak 233 bangunan mengalami kerusakan berat, sedang dan ringan.

 

Bangunan yang rusak meliputi 233 bangunan rumah, delapan gereja, satu kantor, dan satu sekolah. Semuanya tersebar di enam kelurahan di Pulau Batang Dua.

 

"Rumah warga kurang lebih ada 200 sekian, yang rusak berat 104, rusak sedang 58, dan ringan 61. Sedangkan fasilitas kantor dan bangunan sekolah masing-masing satu unit di Kelurahan Mayau," kata Rizal, Senin (6/4/2026).

 

"Kemudian fasilitas rumah ibadah, gereja di Kelurahan Lelewi dua rusak berat, satu rusak ringan. Ada juga di Kelurahan Bido rusak berat dua, di Kelurahan Mayau rusak berat dua dan rusak sedang satu,” tambah Rizal.

 

Lanjut Rizal, untuk di Pulau Ternate hanya 23 unit rumah yang rusak dengan klasifikasi sedang hingga ringan. Sementara itu, warga yang masih bertahan di tenda-tenda pengungsian sebanyak 1.966 jiwa dari 568 Kepala Keluarga (KK), tersebar di 29 titik.

 

Menurut Rizal, penanganan dampak gempa di Pulau Batang Dua yang berada di wilayah terluar dengan jarak tempuh kurang lebih 6 hingga 7 jam perjalanan laut menjadi tantangan tersendiri.

 

Meskipun demikian, Pemerintah Kota Ternate terus mendistribusikan bantuan logistik kepada warga terdampak di Pulau Batang Dua. Bantuan dari berbagai pihak terus berdatangan, yang langsung didistribusikan berupa tenda, selimut, makanan siap saji, air mineral serta kebutuhan bayi dan anak.

 

"Bantuan tersebut didistribusikan menggunakan kapal milik Basarnas dari Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, dan akan disalurkan ke Pulau Tifure dan Pulau Mayau," ujar Rizal. (ist/kompas)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad