Siapkan Warga Tangguh, Kemendikdasmen dan Basarnas Tandatangani MoU - Siaga | Cerdas & Informatif

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad


Senin, 02 Maret 2026

Siapkan Warga Tangguh, Kemendikdasmen dan Basarnas Tandatangani MoU


SIAGA
-FM
– Mendikdasmen Abdul Mu'ti tandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), di Kamis (26/2) lalu.

 

Pada kesempatan itu, hadir Ketua Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii; Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti; serta para pejabat dari kedua belah instansi. Harapannya, melalui MoU tersebut semakin kuat sinergi lintas intansi untuk membangun kesadaran keselamatan diri masyarakat Indonesia yang tangguh bencana.

 

Mu’ti menuturkan, momentum ini sejalan dengan keinginan Kemendikdasmen untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya keselamatan diri kepada para murid dan guru di berbagai satuan pendidikan.

 

"Kita bisa bekerja sama menjadikan Search and Rescue (SAR) sebagai salah satu ekstrakurikuler di sekolah", tuturnya.

 

Sementara itu, Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menyampaikan, sinergi ini penting mengingat Indonesia memiliki sumber daya alam yang luar biasa namun berisiko tinggi terhadap bencana.

 

Ia menyebutkan, Indonesia menempati peringkat kedua di dunia dalam hal potensi bencana, termasuk megathrust yang diperkirakan akan terjadi dalam kurun waktu 100 tahun ke depan. 

 

Katanya lagi, berdasarkan amanah undang-undang, masyarakat tidak terdampak yang berada di sekitar lokasi bencana memiliki kewajiban untuk melakukan tindakan awal sembari menunggu petugas.

 

Menanggapi pernyataan tersebut, Menteri Mu’ti mengatakan, program kementerian memiliki kesamaan visi dengan Basarnas. Fokus utama Kemendikdasmen adalah mendidik anak-anak untuk mengembangkan bakat dan minatnya di berbagai bidang, tidak terkecuali kemampuan Search and Rescue (SAR) yang sangat diperlukan untuk disinkronkan ke dalam kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.

 

Menteri Mu’ti berharap agar pertemuan ini menjadi awal untuk bersinergi menyelamatkan masyarakat yang memerlukan pertolongan. Kerja sama ini juga menjadi upaya dalam mengembangkan kemampuan anak-anak Indonesia agar dapat menjadi tim relawan Basarnas yang tangguh di masa depan.

 

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menambahkan bahwa kementerian memiliki satuan pendidikan aman bencana (SPAB) yang bisa diselaraskan dengan Basarnas.

 

“Di kementerian, kita mempunyai Sekretariat Nasional Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Jadi, nanti program ini juga bisa kita bisa selaraskan,” ungkapnya.(SP)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad