SIAGA-FM – Bicara mitigasi bencana, urusan komunikasi darurat menjadi salah satu hal penting.
Alpha Rescue, lembaga yang bergerak di bidang sosial,
edukasi dan tanggap bencana, menyikapi hal tersebut dengan menyediakan saluran
komunikasi darurat kebencanaan.
“Kita sudah suarakan program ini sejak tahun lalu. Dan di
pertengahan April 2026 ini, selain meneruskan program Sekolah Siaga Bencana
untuk beberapa daerah, kita segera akan buka jalu khusus komunikasi darurat
kebencanaan,” demikian disampaikan Deny Syaputra, Direktur Operasi Alpha Rescue
melalui saluran komunikasi radio berbasis internet, Kamis (16/4/2026).
Disebutkan pemilik callsign 91KMDEN itu, saluran
komunikasi darurat tersebut ditujukan untuk menrangkum segala bentuk informasi
di berbagai elemen yang sudah bermitra dengan Alpha Rescue.
“Seperti sekolah, madrasah, dan elemen lainnya yang sudah
bermitra dengan Alpha Rescue, kita akan buka saluran komunikasi darurat melalui
aplikasi Zello dan Teamspeak3. Untuk di awal ini, semua elemen tersebut mulai
pekan depan sudah bisa masuk ke jaluran Zello Alpha Rescue,” demikian sebut
Deni.
Sementara itu, dalam jalur komunikasi yang sama, Direktur
Kesiapsiagaan Alpha Rescue Radi Alfurqani menyampaikan, aplikasi saluran
komunikasi darurat itu, selain bisa digunakan menggunakan HT POC, juga bisa
digunakan melalui smartphone.
“Kita sarankan menggunakan HT POC, namun bagi rekan-rekan
di lapangan juga bisa sementara menggunakan aplikasi melalui smartphone. Nanti
instal aplikasi Zello di Playsore/AppStore, dan masuk ke jalur Alpha Rescue
yang nantinya akan diinformasikan melalui media sosial, grup-grup WhatsApp dan
lainnya,” papar pemilik callsign 91KMAPM itu.
Sementara itu, pada kesempatan terpisah, Direktur Alpha
Rescue, Nova Indra, saat dihubungi awak media SiagaFM menyampaikan, sudah
saatnya semua pihak dan elemen masyarakat menggunakan peralatan komunikasi
darurat kebencanaan.
“Untuk itu, nanti kita sediakan jalur-jalur khusus dalam
saluran komunikasi darurat Alpha Rescue. Akan ada saluran untuk guru, wartawan
peduli bencana, muballigh peduli bencana, dan elemen lainnya secara umum,”
jelas Nova.
Selain itu, katanya lagi, saat ini Alpha Rescue sedang
menunggu beberapa pihak terkait dengan kemitraan di bidang pendidikan khususnya
sekolah/madrasah siaga bencana untuk merealisasikan program.
“Kita melihat animo bidang ini belum maksimal. Belajar
dari kejadian bencana sebelumnya, sekolah dan madrasah merupakan salah satu
yang sangat terdampak. Semoga niat baik kita ini juga diterima oleh para
pemangku kepentingan bidang pendidikan di beberapa daerah yang sudah kita ajak
komunikasi,” urainya.
Kini, salah satu daerah seperti Kota Padang Panjang,
setelah satu tahun lebih program tersebut dijalankan, belum ada progres yang
signifikan dari leading sectornya.
“Apa mau jadi korban dulu baru ngeh dengan segala bentuk kesiapsiagaan?” pungkas Nova.(*)









.gif)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar