Waspada! Ragam Bencana yang Bisa Terjadi di Lingkungan Sekolah - Siaga | Cerdas & Informatif

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad



Senin, 06 April 2026

Waspada! Ragam Bencana yang Bisa Terjadi di Lingkungan Sekolah


SIAGA
-FM
– Data BNPB menunjukkan, lebih dari separuh satuan pendidikan di seluruh Indonesia terpapar lebih dari satu jenis ancaman bencana sekaligus.

 

Bagi warga sekolah, mengenali jenis ancaman yang bisa muncul di lingkungan sekitar, adalah langkah pertama membangun budaya sadar bencana.

 

Mengutip dari laman kurikulum.kemendikdasmen.go.id, bencana pada dasarnya adalah gangguan serius yang tidak bisa ditangani sendiri tanpa bantuan dari pihak luar. Itulah mengapa membangun budaya sadar risiko perlu dimulai sejak dini, termasuk dari bangku sekolah.

 

Lantas, apa saja bencana yang bisa muncul di sekolah? Simak berikut ini!

 

Gempa bumi

Gempa bumi merupakan bencana alam yang paling sering terjadi di Indonesia akibat posisinya yang tepat berada di pertemuan lempeng-lempeng dunia.

 

Kondisi ini membentuk jalur gempa dengan ribuan titik pusat gempa dan ratusan gunung berapi yang rawan di seluruh wilayah Indonesia.

 

Tsunami

Khusus di wilayah pesisir, gempa bumi yang terjadi di laut dapat memicu gelombang laut besar atau tsunami, terutama pada gempa di laut dalam yang diikuti deformasi bawah laut.

 

Selain itu, erupsi gunung berapi di laut juga dapat memicu gelombang pasang, seperti yang pernah terjadi pada letusan Gunung Krakatau.

 

Banjir

Banjir merupakan ancaman yang terjadi baik di perkotaan maupun wilayah pegunungan, termasuk banjir rob akibat naiknya air laut.

 

Di kota besar, banjir sering dipicu oleh buruknya sistem drainase dan padatnya pemukiman, sementara di wilayah pegunungan umumnya terjadi akibat alih fungsi lahan hutan.

 

Tanah longsor

Bencana tanah longsor banyak terjadi di wilayah dengan kemiringan lereng tinggi, terutama saat musim hujan dengan curah hujan tinggi. Wilayah seperti Jawa Barat dan Jawa Tengah menjadi daerah yang paling sering terdampak bencana ini setiap tahunnya.

 

Epidemi dan wabah penyakit

Epidemi adalah meningkatnya penyakit menular secara nyata melebihi kondisi normal pada waktu dan daerah tertentu yang dapat menimbulkan malapetaka.

 

Bencana ini berdampak serius berupa kematian dan terganggunya roda perekonomian, sebagaimana yang pernah dialami Indonesia saat pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu.

 

Kebakaran

Kebakaran gedung dan permukiman sering dipicu oleh kelalaian manusia seperti arus pendek listrik, kompor meledak, atau lilin yang tidak diawasi.

 

Bencana ini kerap tidak disadari sebagai ancaman serius di lingkungan sekolah, padahal risikonya sangat nyata terutama saat musim kemarau tiba.

 

Selain itu, bahaya kebakaran hutan dan lahan, juga bisa berdampak ke lingkungan sekolah. Asap yang ditimbulkan bahkan bisa mengganggu aktivitas belajar mengajar.

 

Kegagalan teknologi

Kegagalan teknologi terjadi akibat kesalahan desain, pengoperasian, kelalaian, atau kesengajaan manusia dalam menggunakan teknologi dan industri.

 

Dampaknya bisa berupa kebakaran, pencemaran bahan kimia, paparan bahan radioaktif, hingga kecelakaan transportasi yang menimbulkan korban jiwa.

 

Menghadapi segala kemungkinan bencana di atas, literasi kebencanaan menjadi bekal penting bagi seluruh warga sekolah. (ist)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad