SIAGA-FM – BPBD Kota Malang, mengimbau seluruh lurah maksimalkan peta kebencanaan yang telah disusun sebagai acuan mitigasi dan penanganan bencana alam.
Balaikota Malang, Jawa Timur (Foto: Annisa Alwita)
Kepala BPBD Kota Malang Prayitno beberapa waktu lalu
mengatakan, peta kebencanaan telah mencakup detail informasi identitas, tempat
tinggal, hingga usia warga yang masuk prioritas evakuasi.
"Untuk datanya sudah kami berikan ke kelurahan,
sehingga lurah sekarang sudah punya petanya dan apabila ada situasi yang
menimbulkan ancaman bencana mereka bisa langsung datang ke lokasi,"
katanya.
BPBD Kota Malang menyusun peta itu dengan menggandeng tim
ahli dari Universitas Negeri Malang.
Prayitno menjelaskan peta kebencanaan mencantumkan
sebanyak 13.465 hunian dan bangunan di Kota Malang tergolong rawan terdampak
bencana. Sebaran kerawanan bencana berada
di 57 wilayah kelurahan se-Kota Malang.
Dia mengemukakan, banjir merupakan jenis bencana yang
menjadi ancaman utama masyarakat. Kondisi itu disebabkan faktor geografis Kota
Malang yang posisinya berada di area cekungan.
Tak hanya banjir, peristiwa pohon tumbang akibat cuaca
ekstrem menjadi ancaman di Kota Malang.(*)









.gif)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar