SIAGA-FM – Stasiun
Klimatologi Nusa Tenggara Barat sukses menyelenggarakan kegiatan Sekolah Lapang
Iklim (SLI) tingkat provinsi.
Acara yang mengusung tema "Informasi Iklim Untuk
Antisipasi Bencana Hidrometeorologi" ini berlangsung pada Minggu, 5 Juli
2026 lalu, bertempat di Ujung Landasan Restaurant, Kabupaten Lombok Barat.
Kegiatan tersebut diadakan sebagai langkah strategis
dalam meningkatkan pemahaman masyarakat dan pemangku kepentingan terkait
pemanfaatan informasi iklim secara akurat.
Melalui edukasi ini, diharapkan seluruh elemen daerah
dapat lebih siap dan tanggap dalam memitigasi serta mengantisipasi potensi
ancaman bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan kekeringan
yang kerap melanda wilayah NTB.
Mewakili Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTB dalam sesi
pemaparan materi, hadir sebagai salah satu narasumber utama, yaitu Kepala
Bidang Rehabilitasi, Rekonstruksi, dan Kesiapsiagaan (RRK) BPBD Provinsi NTB,
Awan Darmawan, S.T., M.T.
Pada pemaparannya, Awan menekankan pentingnya sinergi
antara data cuaca dan iklim dari BMKG dengan kesiapsiagaan sosiologis
masyarakat di lapangan guna meminimalkan risiko dampak bencana.
Ia menekankan, informasi iklim merupakan komponen penting
dalam PRB. Selain itu pemanfaatan Informasi iklim harus diterjemahkan menjadi
Aksi Antisipatif yang cepat dan terkoordinasi.
Awan juga menjelaskan, sinergi BMKG, BPBD, Pemerintah
Daerah, Dunia Usaha, Akademisi, Media, dan Masyarakat menjadi kunci peningkatan
ketangguhan NTB terhadap Bencana Hidrometeorologi. Penguatan literasi iklim dan
sistem peringatan dini berbasis dampak akan meningkatkan efektifitas penanggulangan
bencana dimasa depan
"Kolaborasi data iklim yang presisi dari BMKG dan
langkah mitigasi yang cepat dari BPBD serta masyarakat adalah kunci utama dalam
menghadapi ketidakpastian cuaca saat ini." ungkapnya.
Acara yang berlangsung interaktif itu, dihadiri oleh
berbagai elemen masyarakat dan instansi terkait demi mewujudkan wilayah Nusa
Tenggara Barat yang lebih tangguh terhadap bencana. (BPBD)








.gif)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar