SIAGA-FM – BNPB siapkan rumah sakit lapangan setelah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manggarai terdampak gempabumi magnitudo 7,7 di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur Sabtu lalu.
Kepala BNPB Letjen TNI Dr.
Suharyanto S.Sos., M.M., bersama Menko PMK Pratikno kunjungi RSUD Manggarai,
yang terdampak gempabumi M 7,7 di Ruteng, NTT, Minggu (16/8). (Bidang
Komunikasi Kebencanaan/Danung Arifin)
Guncangan gempa menyebabkan sejumlah bagian dan fasilitas
RSUD Manggarai mengalami kerusakan. Kondisi tersebut berdampak pada pelayanan
pasien dan kegiatan administrasi rumah sakit yang untuk sementara dilakukan di
area halaman rumah sakit.
Menko PMK Pratikno bersama Kepala BNPB Letjen TNI Dr.
Suharyanto, S.Sos., M.M. kunjungi RSUD Manggarai, Minggu (16/8) kemarin, untuk
memastikan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat dapat tetap terpenuhi
selama masa penanganan darurat pascagempa.
Berdasarkan hasil peninjauan, Menko PMK mengarahkan BNPB
untuk segera mendirikan rumah sakit lapangan yang direncanakan berlokasi di
Stadion Golo Dukal. Lokasi tersebut dinilai cukup aman dan strategis untuk
mendukung pelayanan kesehatan sementara.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan dan
Kepala BNPB akan segera membangun rumah sakit lapangan sebagai solusi
alternatif layanan kesehatan sementara RSUD Manggarai,” ujar Pratikno.
Untuk itu, BNPB akan berkoordinasi dengan Kementerian
Kesehatan, pemerintah daerah dan pihak terkait, agar layanan kesehatan bagi
masyarakat terdampak dapat berlangsung secara optimal.
“Kita segera bangun dan akan terus berkoordinasi. Sesuai
arahan Bapak Menko, kita juga akan memberikan dukungan lainnya, termasuk
kebutuhan dasar bagi warga terdampak,” kata Suharyanto.
Selain itu, BNPB secara paralel akan mendukung penanganan
infrastruktur RSUD Manggarai yang mengalami kerusakan akibat gempa.
Langkah tersebut dilakukan agar fasilitas kesehatan dapat
kembali berfungsi secara bertahap dan pelayanan kepada masyarakat dapat segera
dipulihkan.
BNPB bersama pemerintah daerah dan kementerian/lembaga
terkait akan terus melakukan penanganan secara terpadu guna memastikan
kebutuhan dasar masyarakat, pelayanan kesehatan, serta fasilitas publik yang terdampak
gempa dapat segera dipulihkan.(*)








.gif)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar