Update Gempa NTT: Korban Bertambah, Bandara dan Fasilitas Umum Rusak - Siaga | Cerdas & Informatif

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad



Minggu, 16 Agustus 2026

Update Gempa NTT: Korban Bertambah, Bandara dan Fasilitas Umum Rusak


SIAGA
-FM
– Korban tewas akibat gempa NTT terus bertambah. Sejumlah kerusakan fasilitas pun terdeteksi.

 

Berdasarkan data sementara BNPB per Sabtu pukul 18.48 WIB kemarin, korban tewas berjumlah 47 orang. Korban tersebar di Kabupaten Manggarai sebanyak 24 orang, Manggarai Timur 17 orang, Sikka 3 orang, Ngada 1 orang, dan Ende 1 orang.

 

Kerusakan juga terjadi pada fasilitas umum, seperti fasilitas pendidikan 87 unit, kesehatan 18 unit, tempat ibadah 5 unit, kantor 6 unit dan sejumlah fasilitas umum lainnya.

 

Selain itu, berdasarkan catatan Kementerian Perhubungan, ada lima bandara yang terdampak dari gempa bumi ini.

 

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Lukman F. Laisa menjelaskan, beberapa kerusakan yang dilaporkan berupa kerusakan dan retakan pada bangunan terminal, gedung administrasi, gedung PKP-PK, serta fasilitas pendukung lainnya.

 

Selain itu, untuk Bandar Udara Soa - Bajawa, berdasarkan laporan awal terdapat kerusakan sedang pada runway, dan sejumlah bangunan serta fasilitas pendukung, termasuk adanya retakan baru di beberapa titik.

 

Pada aspek pelayanan navigasi penerbangan, terdapat unit pelayanan yang terdampak, yaitu Cabang Pembantu Labuan Bajo, Cabang Pembantu Ende, Unit Maumere, Unit Bajawa, dan Unit Ruteng.

 

"Seluruh personel penyelenggara pelayanan navigasi penerbangan di lokasi yang terdampak dilaporkan dalam kondisi selamat,"kata Lukman dalam keterangan resmi,Sabtu (15/8).

 

Berikut daftar 5 bandara yang dilaporkan terdampak:
1. Bandar Udara Komodo - Labuan Bajo;
2. Bandar Udara H. Hasan Aroeboesman - Ende;
3. Bandar Udara Umbu Mehang Kunda - Waingapu;
4. Bandar Udara Frans Sales Lega - Ruteng; dan
5. Bandar Udara Soa - Bajawa.

 

Di sektor infrastruktur jalan, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT melaporkan adanya longsoran teridentifikasi di tiga ruas.

 

Berdasarkan laporan sementara pada Sabtu, tiga ruas itu adalah Ruteng-Km 210 sebanyak tiga titik, Km 210-Batas Kabupaten Manggarai satu titik, serta Aegela-Batas Kota Ende sebanyak delapan titik.(SOURCE: CNN)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad


banner