SIAGA-FM – Korban tewas akibat gempa NTT terus bertambah. Sejumlah kerusakan fasilitas pun terdeteksi.
Berdasarkan data sementara BNPB per Sabtu pukul 18.48 WIB
kemarin, korban tewas berjumlah 47 orang. Korban tersebar di Kabupaten
Manggarai sebanyak 24 orang, Manggarai Timur 17 orang, Sikka 3 orang, Ngada 1
orang, dan Ende 1 orang.
Kerusakan juga terjadi pada fasilitas umum, seperti
fasilitas pendidikan 87 unit, kesehatan 18 unit, tempat ibadah 5 unit, kantor 6
unit dan sejumlah fasilitas umum lainnya.
Selain itu, berdasarkan catatan Kementerian Perhubungan,
ada lima bandara yang terdampak dari gempa bumi ini.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan
Lukman F. Laisa menjelaskan, beberapa kerusakan yang dilaporkan berupa
kerusakan dan retakan pada bangunan terminal, gedung administrasi, gedung
PKP-PK, serta fasilitas pendukung lainnya.
Selain itu, untuk Bandar Udara Soa - Bajawa, berdasarkan
laporan awal terdapat kerusakan sedang pada runway,
dan sejumlah bangunan serta fasilitas pendukung, termasuk adanya retakan baru
di beberapa titik.
Pada aspek pelayanan navigasi penerbangan, terdapat unit
pelayanan yang terdampak, yaitu Cabang Pembantu Labuan Bajo, Cabang Pembantu
Ende, Unit Maumere, Unit Bajawa, dan Unit Ruteng.
"Seluruh personel penyelenggara pelayanan navigasi
penerbangan di lokasi yang terdampak dilaporkan dalam kondisi
selamat,"kata Lukman dalam keterangan resmi,Sabtu (15/8).
Berikut daftar 5 bandara yang dilaporkan terdampak:
1. Bandar Udara Komodo - Labuan Bajo;
2. Bandar Udara H. Hasan Aroeboesman - Ende;
3. Bandar Udara Umbu Mehang Kunda - Waingapu;
4. Bandar Udara Frans Sales Lega - Ruteng; dan
5. Bandar Udara Soa - Bajawa.
Di sektor infrastruktur jalan, Balai Pelaksanaan Jalan
Nasional (BPJN) NTT melaporkan adanya longsoran teridentifikasi di tiga ruas.







.gif)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar