SIAGA-FM – Pemerintah Kota Padang perkuat koordinasi dengan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sumatera III.
Wali Kota Padang Fadly Amran Terima Audiensi Kepala
BP3KP Sumatera III Bahas Penanganan Perumahan dan Kawasan Kumuh
Koordinasi itu dilakukan untuk mempercepat program
perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan warga terdampak bencana.
Program tersebut mencakup alokasi 1.400 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya
(BSPS) dan sekitar 164 unit hunian tetap (huntap).
Hal tersebut dibahas dalam audiensi Kepala BP3KP Sumatera
III Iswanto bersama jajaran dengan Wali Kota Padang Fadly Amran di Kediaman
Resmi Wali Kota Padang dua hari lalu.
Iswanto menjelaskan, alokasi 1.400 unit BSPS ditujukan
bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sedangkan sekitar 164 unit huntap
diperuntukkan bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi.
Adapun bantuan perbaikan RTLH diprioritaskan bagi masyarakat
yang masuk kelompok desil 1–4 berdasarkan data kesejahteraan sosial yang
digunakan dalam program.
Menurut Iswanto, dukungan pemerintah daerah diperlukan
agar pelaksanaan program berjalan lancar, termasuk dalam penyelesaian
administrasi dan serah terima aset huntap setelah pembangunan selesai.
“Kami berterima kasih atas dukungan Bapak Walikota
beserta jajaran. Sinergi dengan Pemerintah Kota Padang sangat penting untuk
melanjutkan program perumahan dan penanganan kawasan kumuh, serta mempercepat
penyelesaian administrasi dan serah terima aset huntap setelah pembangunan
selesai,” ujar Iswanto.
Menanggapi hal tersebut, Fadly Amran menyatakan Pemko
Padang siap memperkuat koordinasi dengan BP3KP Sumatera III dan organisasi
perangkat daerah (OPD) terkait.
Menurutnya, kepastian status tanah dan kelengkapan
administrasi perlu ditangani sejak awal agar pembangunan serta pemanfaatan
rumah tidak terkendala persoalan hukum di kemudian hari.
“Kita siap membantu agar target pembangunan bisa tercapai
dan memastikan persoalan lahan serta administrasi tidak menjadi kendala. Karena
itu, diperlukan koordinasi yang baik antara pemerintah kota, instansi terkait,
dan pihak di lapangan,” kata Fadly.
Melalui koordinasi pemerintah pusat dan daerah, program
perumahan di Padang diharapkan tidak hanya meningkatkan akses masyarakat
terhadap hunian yang layak, tetapi juga memperkuat penataan permukiman dan
mengurangi risiko bagi warga yang tinggal di kawasan rawan bencana.(infopublik)








.gif)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar