SIAGA-FM – Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang dan Malang, alami tiga kali erupsi pada Senin (133/10/2026) pagi. Kolom letusan tertingginya terpantau mencapai 900 meter di atas puncak Mahameru.
"Terjadi erupsi Gunung Semeru pada pukul 06.19 WIB
dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 900 meter di atas puncak atau
4.576 meter di atas permukaan laut (mdpl)," kata Petugas Pos Pengamatan
Gunung Semeru Sigit Rian Alfian dalam laporan tertulis.
Sigit menjelaskan, kolom abu vulkanik yang teramati
berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan mengarah ke barat daya. Aktivitas
erupsi tersebut juga terekam oleh alat pemantau kegempaan.
"Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo
maksimum 22 mm dan durasi 110 detik," lanjutnya.
Berdasarkan catatan Pos Pengamatan Gunung Semeru, erupsi
pertama terjadi pada pukul 01.45 WIB, tetapi visual letusannya tidak teramati.
Gunung Semeru kembali mengalami erupsi pada pukul 04.39
WIB dan 06.19 WIB, dengan tinggi letusan masing-masing mencapai 900 meter di
atas puncak.
Erupsi Semeru juga terpantau pada pukul 08.10 WIB. Dan yang terbaru, terjadi pada pukul 10.37 WIB
Sigit menyampaikan, Gunung Semeru saat ini masih
berstatus Level III atau Siaga. Masyarakat diminta mematuhi rekomendasi
keselamatan dan menghindari kawasan yang berpotensi terdampak aktivitas
vulkanik.
"Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan
aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai sepanjang Besuk Kobokan, karena
berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km
dari puncak," katanya.
Selain itu, masyarakat dilarang melakukan aktivitas di
sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga jarak 13 kilometer dari puncak atau
pusat erupsi. (Source: Viva)








.gif)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar