SIAGA-FM – BPSDM Provinsi Jawa Barat bersama BPBD Provinsi setempat, gelar Pelatihan ASN Tangguh Bencana di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat Tahun 2026.
Kegiatan pelatihan tersebut dibuka oleh Kepala BPSDM
Jabar Ika Mardiah. Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan ASN dalam menghadapi
beragam risiko bencana di Jawa Barat.
"Melalui pemahaman risiko, kejelasan peran,
koordinasi, SOP keadaan darurat, hingga keberlanjutan pelayanan publik, penting
dipahami okeh ASN," ujar Ika, Rabu lalu.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Jabar Teten Ali
Mulku Engkun menyampaikan, kesiapsiagaan bencana merupakan tanggung jawab
bersama.
"Ini merupakan tanggung jawab bersama, terutama para
ASN, sebagai panutan di masyarakat," katanya.
Peserta dibekali identifikasi risiko, mitigasi,
penanganan awal kegawatdaruratan, teknik evakuasi, dan penyusunan SOP
penanganan darurat yang diperkuat melalui praktik dan simulasi.
Pelatihan diikuti 78 ASN dari 46 perangkat daerah dan
biro, terdiri atas 41 PNS dan 37 PPPK, dan dilaksanakan secara blended learning pada 25 September s.d.
6 Oktober 2026.(HUMAS)








.gif)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar