Percepatan Pembangunan Huntara di Sumbar Fokus di Empat Lokasi - Siaga | Cerdas & Informatif

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad


Sabtu, 31 Januari 2026

Percepatan Pembangunan Huntara di Sumbar Fokus di Empat Lokasi


SIAGA
-FM
– Pemerintah terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatra Barat, dengan fokus utama pada empat lokasi vital untuk pemulihan.

 

Hingga Kamis kemarin, upaya pembangunan dipusatkan di empat titik lokasi strategis guna memaksimalkan efisiensi dan cakupan pemulihan.

 

Proyek percepatan huntara ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menyediakan tempat tinggal layak bagi korban bencana.

 

Dengan adanya hunian sementara ini, diharapkan warga tidak lagi harus bertahan di pengungsian yang serba terbatas. Fokus pada beberapa lokasi spesifik memungkinkan pengerjaan yang lebih terkoordinasi dan cepat.

 

Total 618 unit huntara direncanakan akan dibangun di seluruh Sumatra Barat untuk menampung warga yang membutuhkan. Sejumlah 117 unit di antaranya telah diresmikan di Kabupaten Agam  pada Minggu sebelumnya, menandai kemajuan signifikan dalam program rehabilitasi pascabencana ini.

 

Sementara itu pembangunan huntara di Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, menunjukkan kemajuan dengan pekerjaan pemasangan rangka atau struktur tambahan yang terus berlanjut.

 

Penyesuaian rangka pada area depan bangunan juga sedang dalam tahap penyelesaian untuk memastikan konstruksi yang kokoh dan aman bagi penghuni. Fokus pada detail ini penting untuk kualitas hunian sementara.

 

Lokasi lain di Tanah Datar, tepatnya di Jorong Kubu Gadang, Nagari Sumpur, Kecamatan Batipuh Selatan, telah memasuki tahap pemasangan panel dinding.

 

Selain itu, penyempurnaan bukaan pintu dan jendela juga sedang dilakukan, menandakan bahwa pembangunan huntara di titik ini bergerak menuju tahap penyelesaian akhir. Kecepatan pengerjaan ini sangat diharapkan oleh masyarakat.

 

Sedangkan di Kapalo Koto, Pauh, Kota Padang, tim pekerja memusatkan perhatian pada pekerjaan pengecoran dan penataan area kerja. Penataan ini krusial untuk mendukung aksesibilitas dan penyelesaian bagian lingkungan huntara secara menyeluruh. Lingkungan yang tertata baik akan memberikan kenyamanan lebih bagi warga terdampak bencana.

 

Di Nagari Puluik–Puluik, IV Nagari Bayang Utara, Pesisir Selatan, pembangunan huntara juga telah memasuki fase pendirian rangka utama.

 

Struktur memanjang sudah berhasil berdiri di atas lantai dasar, sementara proses perakitan rangka lainnya masih berlangsung. Tahap ini merupakan fondasi penting sebelum pemasangan dinding dan atap dapat dilakukan secara optimal.

 

Pemerintah menargetkan total 618 unit huntara akan dibangun di Sumatra Barat untuk menampung warga yang terdampak bencana. Dengan 117 unit yang telah diresmikan di Agam, sisa unit lainnya terus dikebut pengerjaannya. (Sumber berita dan foto: AntaraNews)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad