SIAGA-FM – BNPB sediakan call center 117 yang tersedia 24 jam untuk laporan kejadian bencana saat periode lebaran nanti.
Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB Dr. Raditya Jati,
S.Si., M.Si. menghadiri Rakor Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun
2026 /1447 hijriah. (Direktorat Pemetaan dan Evaluasi Risiko Bencana)
Upaya lainnya, BNPB
juga akan mengeluarkan Surat Edaran kepada gubernur, bupati dan walikota guna
meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di wilayahnya masing-masing
selama masa libur lebaran.
Deputi Bidang
Sistem dan Strategi (Deputi 1) BNPB Dr. Raditya Jati, S.Si., M.Si. menyampaikan
hal itu saat Rapat Koordinasi Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun
2026 / 1447 Hijriah yang dilaksanakan di Kantor Kementerian Perhubungan,
Jakarta pada Selasa (24/2) lalu.
Adapun upaya yang
ditekankan kepada pemerintah daerah, yaitu meningkatkan koordinasi lintas
perangkat daerah, kesiapsiagaan sumber daya personel dan peralatan, serta
maksimalkan dukungan pada posko terpadu yang digelar untuk menunjang arus mudik
dan arus balik.
Selain itu, BNPB
akan memberikan dukungan personel dan logistik di wilayah yang berpotensi
terjadi bencana, khususnya bencana hidrometeorologi.
Sejumlah personel
BNPB akan diterjunkan guna memonitoring bersama pemerintah daerah setempat di
posko terpadu yang disiapkan pada masa lebaran.
Kemudian, BNPB akan
bekerjasama dengan instansi lainnya terkait pelaksanaan operasi modifikasi
cuaca jika diperlukan guna meminimalisir potensi bencana hidrometeorologi.(ist)






.gif)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar