SIAGA-FM – Pemerintah salurkan bantuan sosial (bansos) tahap pertama senilai Rp878.681.800.000 kepada masyarakat terdampak bencana Sumatra.
Penyerahan bantuan Pascabencana Wilayah Sumatra Muhammad di
Banda Aceh, Provinsi Aceh, Jumat (6/3/2026)). (Foto: Dok.Kemendagri)
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri
(Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan
Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Wilayah Sumatera, Muhammad Tito Karnavian,
bersama Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf. Bantuan perlindungan sosial
itu disalurkan melalui jejaring PT Pos Indonesia.
“Nanti ada gelombang [pemberian bantuan] berikutnya,”
kata Tito Karnavian usai menghadiri Khanduri Nuzulul Qur'an Aceh Ramadan
Festival 2026 di kompleks Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, melalui
keterangan resmi, Sabtu (7/3/2026) lalu.
Bantuan tersebut terdiri dari tiga komponen, yakni
Bantuan Isian Hunian (BIH), Bantuan Stimulan Sosial Ekonomi (BSSE), serta
Jaminan Hidup (Jadup).
Secara keseluruhan, BIH dan BSSE diberikan kepada 67.886
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan rincian BIH sebesar Rp203.658.000.000
dan BSSE sebesar Rp339.430.000.000, sehingga total mencapai Rp543.088.000.000.
Sementara itu, Jadup disalurkan kepada 248.588 keluarga
dengan nilai Rp450.000 per bulan selama tiga bulan, menyerap anggaran sebesar
Rp335.593.800.000.
Rincian Bantuan per Provinsi
Di Provinsi Aceh, total bantuan mencapai
Rp450.765.150.000. BIH dan BSSE diberikan kepada 35.085 KPM dengan total
Rp280.680.000.000, terdiri dari BIH Rp105.255.000.000 dan BSSE
Rp175.425.000.000. Untuk dana jaminan hidup disalurkan kepada 125.989 penerima
manfaat senilai Rp170.085.150.000.
“Sebesar 400 miliar di antaranya adalah di Aceh,
separuhnya 241 miliar itu di Pidie Jaya,” ujar Mendagri Tito.
Untuk Provinsi Sumatra Utara, bantuan yang disalurkan
sebesar Rp82.809.950.000. BIH dan BSSE diberikan kepada 3.676 KPM dengan total
Rp29.408.000.000, masing-masing BIH Rp11.028.000.000 dan BSSE Rp18.380.000.000.
Jadup diberikan kepada 39.557 penerima manfaat senilai Rp53.401.950.000.
Sementara di Provinsi Sumatra Barat, total bantuan
mencapai Rp43.440.100.000. BIH dan BSSE diberikan kepada 3.539 KPM sebesar
Rp28.312.000.000, dengan rincian BIH Rp10.617.000.000 dan BSSE
Rp17.695.000.000. Jadup disalurkan kepada 11.206 penerima manfaat sebesar
Rp15.128.100.000.
Pemerintah berharap penyaluran bantuan itu dapat membantu
masyarakat terdampak bencana memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan
sekaligus mendukung percepatan pemulihan sosial ekonomi di wilayah terdampak.
Pmerintah juga memastikan bantuan disalurkan secara tepat
sasaran berdasarkan data yang telah diverifikasi oleh pihak Kementerian Sosial
dan pemerintah daerah tiga provinsi terdampak. (infopublik)






.gif)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar