Longsor dan Banjir Landa Desa Kupang Bondowoso Saat Warga Berlebaran - Siaga | Cerdas & Informatif

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad



Minggu, 22 Maret 2026

Longsor dan Banjir Landa Desa Kupang Bondowoso Saat Warga Berlebaran


SIAGA
-FM
– Desa Kupang, Kecamatan Pakem Kabupaten Bondowoso, Sabtu (21/3/2026) sore, dilanda tanah longsor dan banjir.

 

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, laporan pertama diterima pihaknya pada pukul 18.47 WIB dan 19.05 WIB, Sabtu (21/3/2026), setelah dilakukan assessment di lapangan.

 

“Kami menerima laporan dari warga dan perangkat desa terkait dua kejadian berbeda namun disebabkan oleh faktor yang sama, yaitu curah hujan tinggi. Lokasi pertama adalah banjir luapan yang menggerus bahu jalan di Dusun Krajan, dan lokasi kedua adalah longsor yang menerjang rumah warga di Dusun Kotenga,” ujar Kristianto Putro Prasojo saat dikonfirmasi, Minggu pagi dikutip dari beritajatim.

 

Dilaporkan, bencana banjir yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB ini mengakibatkan bahu jalan sepanjang 12 meter dengan lebar 4 meter tergerus. Selain itu, plengsengan (tembok penahan tanah) sepanjang 3,5 meter dengan tinggi 1,8 meter ambruk. Kondisi ini membuat akses jalan menuju RT 07 RW 01 membahayakan pengendara roda dua.

 

“Jembatan penghubung antar RT juga terdampak. Saat ini akses jalan masih bisa dilalui kendaraan roda dua, namun sangat membahayakan karena bahu jalan hilang dan gorong-gorong masih tertutup material banjir,” tambah Kristianto.

 

Di lokasi lain, yaitu Dusun Kotenga RT 27 RW 07, material longsor dengan ukuran panjang 8 meter, lebar 2 meter, dan tinggi 5 meter masuk ke dalam rumah milik warga bernama Maruci. Beruntung, dalam peristiwa yang terjadi pada waktu yang bersamaan dengan banjir (Jumat siang) tersebut, tidak dilaporkan adanya korban jiwa.

 

Menanggapi kejadian tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Bondowoso bersama Agen Bencana Jawa Timur dan pemerintah setempat, langsung melakukan assessment di lokasi kejadian. Hingga saat ini, belum ada kendala signifikan yang ditemukan di lapangan.

 

“Kami telah melaporkan kondisi ini kepada pimpinan untuk rencana tindak lanjut. Untuk material longsoran di rumah warga, rencananya akan ditangani secara gotong royong oleh warga setempat. Sementara untuk kerusakan jalan dan jembatan, kami masih menunggu arahan lebih lanjut untuk penanganan permanen,” jelas Kristianto.

 

BPBD Bondowoso mengimbau warga yang melintas di sekitar Dusun Krajan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jembatan penghubung dan ruas jalan yang tergerus.

 

Masyarakat juga diminta untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Bondowoso dalam beberapa hari ke depan. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad