SIAGA-FM – Wilayah Indonesia yang sangat rentan bencana, terbukti dengan ragam kejadian yang mengakibatkan kerugian di berbagai bidang. Bukan hanya kerugian harta-benda, tak jarang juga berakibat kematian yang tidak sedikit jumlahnya.
Namun, di lapangan, di tengah-tengah kehidupan
bermasyarakat, kesadaran untuk selalu waspada pada segala kemungkinan bencana
yang dapat saja terjadi setiap waktu, ternyata sulit dibangun.
Menyikapi hal itu, Nova Indra, direktur lembaga Pusat
Pengkajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (P3SDM) Melati, mengatakan,
rendahnya literasi kebencanan adalah tantangan yang harus diatasi demi urusan
kemanusiaan.
“Literasi kebencanaan, adalah bagian dari literasi budaya
dan kewargaan. Setiap orang di negeri ini harus mendapatkan asupan terkait
bagaimana kita harus selalu waspada, sekaligus memiliki keterampilan dasar
untuk survival,” demikian sebut penulis buku Langkah Strategis Mitigasi Kota
Padang Panjang itu, Selasa (10/3/2026) melalui saluran panggilan radio
komunikasi darurat kebencanaan milik Alpha Rescue.
Disebutkan Nova, sebenarnya sudah sangat banyak aturan
dan perundangan di negeri ini yang mengarah pada terbentuknya budaya sadar
bencana.
“Salah satunya di dunia pendidikan, ada Permendikbud
Nomor 33 Tahun 2019 tentang Satuan Pendidikan aman Bencana (SPAB). Tetapi bisa
kita lihat, sejauhmana program ini dijalankan oleh sekolah dan madrasah?
Kalaupun sudah ada pihak-pihak yang menjembataninya, respons dari pihak terkait
dirasakan sangat rendah,” tegasnya.
Belum lagi, lanjutnya, di tingkat lapisan masyarakat. “Seharusnya
di daerah-daerah rentan bencana, upaya membangun warga tangguh harus dilakukan
oleh pemangku kepentingan serta stakeholder yang ada,” ujar pemilik callsign
91KMAQP
itu.
Mengingat kondisi itu, melalui lembaga Alpha Rescue yang
berada di bawha naungan P3SDM Melati, ia mengajak semua pihak untuk lebih
intens pada program-program pembinaan dalam rangka membangun kesadaran warga
terhadap bencana.
“Mari, bersama-sama kita bangun warga tangguh. Setiap
daerah perlu melakukan upaya nyata untuk itu,” imbaunya.(*/Gambar: Ilustrasi AI)






.gif)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar