SIAGA-FM – BPBD Provinsi Gorontalo terus mengedukasi masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana.
Edukasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan,
terutama di daerah rawan bencana seperti gempa, banjir. Dalam situasi darurat
dalam rumah, yang paling utama dibantu adalah keluarga terdekat.
"Karena ketika bencana terjadi, kita tidak hanya
hidup sebagai keluarga, tetapi juga sebagai bagian dari sebuah lingkungan.
Langkah pertama yang paling penting sebenarnya sangat sederhana, mengenali
risiko bencana di sekitar kita, paling penting tingkatkan kewaspadaan,"
kata Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Provinsi Gorontalo, Rusli W. Nusi, Senin
(9/3/2026) kemarin.
Dengan mengenali potensi risiko ini, kita mulai memahami
satu hal penting, apa yang mungkin terjadi, dan apa yang harus kita siapkan.
Dari sini biasanya muncul banyak kesadaran baru.
"Di mana tempat berkumpul yang aman, siapa warga
yang bisa membantu jika ada keadaan darurat, dan jalur mana yang bisa digunakan
jika harus keluar dengan cepat," jelas Rusli.
Kesiapsiagaan lingkungan tidak selalu dimulai dari
program besar. Seringkali ia dimulai dari kepedulian sederhana untuk saling
memperhatikan sekitar, hal ini acap diingatkan Gubernur Gusnar Ismail.
"Karena saat bencana datang, tetangga biasanya
adalah orang pertama yang saling menolong. Mari mulai dari langkah kecil kenali
risiko di lingkungan kita," tutupnya (mcgorontalo)






.gif)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar