Kepala BPBD Padang Panjang Sebut Pentingnya Kesadaran Masyarakat terkait Kebencanaan - Siaga | Cerdas & Informatif

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad



Rabu, 13 Mei 2026

Kepala BPBD Padang Panjang Sebut Pentingnya Kesadaran Masyarakat terkait Kebencanaan


SIAGA
-FM
– “Kita perlu menyadari, potensi bencana di Kota Padang Panjang dapat saja berulang. Dan ini, harus kita sikapi dengan kesadaran bersama.”

 

Hal itu disampaikan Plt. Kepala BPBD – Kesbangpol Kota Padang Panjang Dian Eka Purnama, SE., M.Si, saat menjadi narasumber pada Focus Group Discussion (FGD) Satu Abad Gempa Padang Panjang yang digelar Perkumpulan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (PJKIP), Rabu (13/5/2026) siang.

 

Dikatakan Dian Eka, kepedulian terhadap mitigasi saat ini, jangan sampai hanya menjadi lelucon elemen warga.

 

“Bencana tidak mengenal waktu. Kita harus tetap membangun kesiapsiagaan agar ketika bencana terjadi, semua bisa selamat dari dampak yang ditimbulkan,” sebut Dian Eka di hadapan peserta FGD yang berasal dari berbagai elemen itu.

 

Terkait dengan program dan kebijakan yang tengah dibangun oleh ooritas yang kini berada di tangannya, Dian eka menyampaikan, pihaknya telah menyelesaikan Kajian Risiko Bencana (KRB).

 

“Kini, kita sedang penyelesaian Rencana Penanggulangan Bencana (RPB). Menyusul nanti di tahun ini akan selesai naskah Rencana Kontijensi. Dengan selesainya semua tahapan itu, kita akan memastikan program penanggulangan bencana di Kota Padang Panjang akan lebih baik,” sebutnya.

 

Dijelaskannya, pada Rencana Kontijensi, ada enam jenis potensi bencana yang ada di Kota Padang Panjang.

 

“Kita memiliki potensi bencana seperti gempa bumi, banjir, banjir bandang, tanah longsor, bencana gunung api, dan cuaca ekstrem,” paparnya.

 

Untuk itu, lanjutnya, penanganan bencana di Padang Panjang tidakbisa hanya dilakukan oleh pemerintah. “Kita perlu membangun budaya sadar bencana di tengah masyarakat,” ujar Dian Eka.

 

Pada kesempatan itu, Dian Eka mengatakan, pihaknya terbuka untuk diskusi dengan berbagai elemen masyarakat di kota berjuluk Serambi Mekah itu.

 

“Kita terbuka untuk diskusi. Tidak harus melalui kegiatan formal seperti ini, bisa sambil ngopi bareng juga,” pungkasnya.(*/Foto: Def)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad


banner