SIAGA-FM – Bertempat di ruang pertemuan Stasiun Geofisika Kelas I Padang Panjang, Focus Group Discussion (FGD) Satu Abad Gempa Padang Panjang sukses digelar Perkumpulan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (PJKIP).
Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian Satu Abad
Gempa Padang Panjang itu, dinarasumberi Plt. Kepala BPBD – Kesabangpol Padang
Panjang, Dian Eka Purnama, SE., M.Si dan mantan Kepala Pusdalops Penanggulangan
Bencana Sumatra Barat, Ir. Ade Edward. Sementara itu, sebagai moderator,
panitia mempercayakan kepada pimpinan lembaga Alpha Rescue, Nova Indra.
Saat membuka kegiatan tersebut, Ketua PJKIP Padang
Panjang, Rifnaldi menjelaskan, kegiatan tersebut digelar dalam rangka membangun
kesadaran bersama elemen masyarakat Kota Padang Panjang terkait dengan
kerentanan wilayah tersebut akibat Sesar Besar Sumatra (Patahan Semangko).
Dikatakan Rifnaldi, potensi kebencanaan khususnya gempa
di Padang Panjang, harus disikapi dengan kesiapsiagaan oleh semua lapisan
masyarakat.
“Dan di sini, peran kami PJKIP adalah sebagai bagian dari
gerakan mengedukasi lapisan masyarakat. Informasi-informasi yang berkaitan
dengan kebencanaan seperti gempa bumi, perlu disebarluaskan. Karena itu, di FGD
pertama ini, kita undang elemen dan stakeholder terkait. Semoga ini memberi
manfaat untuk kita semua,” demikian ujar Rifnaldi dalam sambutannya.
Diketahui, peserta yang dihadirkan pada FGD tersebut, merupakan
elemen yang berasal dari berbagai kalangan. Di antaranya adalah Palang Merah Indonesia (PMI) Padang Panjang, Karang Taruna,
Potensi SAR, KNPI, RAPI, Tagana, ORARI, dan elemen lainnya.
“Semoga nanti kita bisa melanjutkan FGD angkatan kedua
yang rencananya digelar pada akhir Mei atau awal Juni nanti,” pungkas Rifnaldi.
(*)









.gif)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar