Mantan Kapusdalops PB Sumbar: Masyarakat Perlu Diedukasi Evakuasi Mandiri - Siaga | Cerdas & Informatif

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad



Rabu, 13 Mei 2026

Mantan Kapusdalops PB Sumbar: Masyarakat Perlu Diedukasi Evakuasi Mandiri

SIAGA-FM – Pentingnya penguatan masyarakat dalam mitigasi bencana, menjadi topik utama Ir. Ade Edward saat menyampaikan materi pada Focus Group Discussion (FGD) Satu Abad Gempa Padang Panjang Rabu (13/5/2026) siang.

                             

Ir. Ade Edward, mantan Kapusdalops PB Sumbar (nomor satu dari kanan), saat menjadi narasumber pada FGD Satu Abad Gempa Padang Panjang, Rabu (13/5/2026). (Foto: PJKIP)

Kegiatan yang ditaja Perkumpulan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (PJKIP) Kota Padang Panjang itu, merupakan bagian dari rangkaian Satu Abad Gempa Padang Panjang yang diinisiasi berbagai elemen dan lembaga.

 

Mantan Kepala Pusdalops Penanggulangan Bencana Sumatra Barat itu mengatakan, apapun bentuk program penanganan bencana dari otoritas terkait, kuncinya adalah kesadaran masyarakat dalam meningkatkan literasi kebencanaan.

 

“Keberhasilan penanganan bencana itu terletak pada masyarakat itu sendiri. Perlu dibangun kemampuan untuk melakukan evakuasi mandiri oleh setiap warga,” sebut ahli Geologi itu.

 

Dikatakannya, ketika masyarakat sudah mampu melakukan evakuasi mandiri pada setiap bencana, hal itu menandakan keberhasilan dari proses membangun budaya sadar bencana.

 

“Jadi ini lebih penting ketika kita mengedukasi masyarakat. Peran jurnalis di sini juga sangat penting. Penguatan informasi kepada warga, diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran tersebut,” sebut Ir. Ade yang kini tengah menyiapkan rangkaian kegiatan Satu Abad Gempa Padang Panjang bersama stakeholder lainnya.

 

Diketahui, gempa Padang Panjang satu abad lalu, tepatnya 28 Juni 1926, menjadi sejarah miris di Sumatra Barat. Gempa yang dikenal dengan gempa kembar itu, terjadi pada pukul 10 pagi dan 14 siang. Kejadian itu menelan ratusan jiwa dan ribuan korban luka.

 

Bukan hanya di Padang Panjang sebagai pusat guncangan, sejumlah daerah di Sumatra Barat pun ikut hancur karena besarnya dampak dari gempa. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad


banner