SIAGA-FM – Sebagai rangkaian kegiatan menuju Satu Abad Gempa Padang Panjang, tim yang terdiri dari berbagai unsur gelar penelusuran bangunan bersejarah tahan gempa, Minggu (3/5/20206).
Setelah meninjau lokasi rumah kediaman warga di sebelah
Kantor Walikota Padang Panjang, tim yang terdiri dari Pakar Geologi Sumbar,
Akademisi dari Universitas Tamansiswa Padang, Alpha Rescue dan PJKIP Padang
Panjang serta sejumlah tokoh masyarakat Padang Panjang Batipuh X Koto pun
beranjak ke lokasi Perguruan Diniyah Puteri Padang Panjang.
“Hari ini, kita berada di lokasi Diniyah Puteri Padang
Panjang. Alhamdulillah, kehadiran kita disambut oleh Wakil Ketua Yayasan Fauzi
Fauzan El Muhammady. Kita diberikan kesempatan untuk mendapatkan informasi
seputar bangunan asrama dan ruangan belajar yang dibangun sebelum dan sesudah gempa
1926,” demikian disampaikan Ir. Ade Edward, pakar Geologi Sumbar yang memimpin
tim dalam kegiatan tersebut.
Disebutkan Ir. Ade, menurut data yang ada, bangunan gedung
asrama Diniyah Puteri itu, hancur akibat gempa kembar yang terjadi tanggal 28
Juni 1926.
“Gempa tahun 1926 itu meluluhlantakkan sekitar 80 persen
bangunan yang ada di Padang Panjang dan sekitarnya, termasuk bangunan asrama
Diniyah Puteri ini,” sebutnya mengenang kejadian yang kini memasuki satu abad
itu.
Sementara itu, Fauzi Fauzan El Muhammady, dalam
keterangannya menyampaikan, gedung asrama yang hancur akibat gempa 1926 itu
dibangun pada tahun 1923. Akibat gempa, bangunan yang rubuh akhirnya kembali
dibangun dengan konstruksi tahan gempa.
“Jadi, bangunan asrama ini dibangun ulang pascagempa
1926. Sementara bangunan yang tidak rubuh saat gempa itu terjadi, salah satunya
adalah rumah yang kini kita jadikan Museum Rahmah Elyunusiyah. Ada juga
bangunan ruang belajar pertama yang hingga kini tidak banyak mengalami
renovasi,” papar Fauzi kepada tim yang hadir.
Pada kesempatan itu, sekaitan dengan program Madrasah Siaga
Bencana yang sudah terbentuk tahun lalu, Fauzi juga menyambut baik penawaran
sebagai tuan rumah gladi lapangan simulasi evakuasi bencana gempa bumi.
“Kita akan bicarakan nanti dengan Tim Alpha Rescue
bagaimana kelanjutannya,” sebut Fauzi. (*)








.gif)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar