SIAGA-FM – BMKG terus perkuat arah kebijakan organisasi, modernisasi layanan, serta sinergi nasional.
Hal tersebut disampaikan Kepala BMKG, Teuku Faisal
Fathani, dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BMKG Tahun 2026
yang digelar di Yogyakarta, Senin beberapa hari lalu di Yogyakarta.
“Rakornas menjadi forum penting dalam sinkronisasi
perencanaan dan penganggaran BMKG tahun 2027, termasuk penguatan pembangunan
infrastruktur layanan dan sistem peringatan dini di Indonesia,” kata Faisal.
Fokus BMKG ke depan, sebutnya, bukan sekadar menjaga
keberlangsungan layanan, tetapi memastikan institusi mampu berkembang menjadi
lembaga yang lebih modern, tangguh, inovatif, dan berdampak nyata bagi
masyarakat luas.
Lebih lanjut, Faisal menjelaskan, peran BMKG saat ini
semakin luas dan strategis dalam mendukung pembangunan nasional.
Selain di sektor kebencanaan, layanan BMKG juga menjadi
bagian penting dalam mendukung sektor pangan, sumber daya air, energi, transportasi,
pertanian, pertahanan, keamanan, hingga pariwisata.
Faisal juga mengingatkan potensi tantangan besar yang
akan dihadapi Indonesia pada musim kemarau 2026. Untuk itu, BMKG dituntut hadir
sebagai institusi yang mampu menyediakan informasi yang presisi, responsif, dan
dapat diandalkan pemerintah maupun masyarakat dalam mengambil keputusan.
“Tanggung jawab yang kita emban adalah tanggung jawab
terhadap keselamatan dan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia. Tidak ada yang
lebih memotivasi dari keyakinan bahwa tugas yang kita jalani adalah tugas
mulia,” jelasnya.(SP)








.gif)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar