Satu Abad Gempa Padang Panjang, Ir. Ade Edward: Bukan Sekadar Refleksi - Siaga | Cerdas & Informatif

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad



Senin, 18 Mei 2026

Satu Abad Gempa Padang Panjang, Ir. Ade Edward: Bukan Sekadar Refleksi


SIAGA
-FM
– Ide kegiatan Satu Abad Gempa Padang Panjang oleh sejumlah elemen di Sumatra Barat kian mengemuka setelah rangkaian kegiatan bergulir.

 

“Alhamdulillah, salah satu kegiatan dari rekan-rekan Perkumpulan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (PJKIP) telah mengawali rangkaian besar kegiatan Satu Abad Gempa Padang Panjang. Ini lagkah pembuka untuk rangkaian kegiatan lainnya yang sudah terjadwal,” demikian disampaikan Ir. Ade Edward, pakar Geologi Sumbar kepada awak media SiagaFM, Senin (18/5/2026) melalui sambungan telepon.

 

Dikatakan Ir. Ade, kegiatan Satu Abad Gempa Padang Panjang bukanlah bernuansa peringatan seperti kegiatan lain yang penuh dengan kegembiraan dan perayaan.

 

“Satu Abad Gempa Padang Panjang dijadikan momen untuk program-program mitigasi ke depan di Sumatra Barat. Bukan hanya untuk Kota Padang Panjang, karena bencana gempa 28 Juni 1926 itu adalah bencana yang menimpa hampir seluruh daerah di Sumatra Barat,” sebut mantan Kapusdalops Penanggulangan Bencana Sumbar itu.

 

Jadi, imbuhnya, rangkaian kegiatan tersebut akan menjadi ajang edukasi bagi semua elemen untuk membangun budaya sadar bencana dan kesiapsiagaan di semua lapisan masyarakat daerah.

 

“Jadi bukan hanya sekadar refleksi kejadian satu abad lalu. Ini benar-benar akan menjadi momentum daerah untuk melakukan dan mempersiapkan langkah-langkah mitigasi tingkat lanjut,” tegasnya.

 

Ke depan, lanjut Ir. Ade, di Padang Panjang melalui peraturan-peraturan yang menaungi, didorong adanya program Masjid Siaga Bencana, RT Siaga Bencana, dan program-program lain yang berkelanjutan.

 

“Untuk itu, tentu perlu payung hukum yang jelas. Misalnya seperti GSSB dan GMSB, patung hukumnya sudah ada, tinggal lagi bagaimana di Padang Panjang ada aturan-aturan teknis yang dapat mendukung kelancaran program tersebut,” urainya.

 

Diketahui, rangkaian kegiatan Satu Abad Gempa Padang Panjang terdiri dari sejumlah kegiatan yang dihandle oleh elemen-elemen inisiator.

 

Kegiatan tersebut antara lain, pembuatan Jalur Geo-Tracking Jalur Patahan Sumatra (Malalo – Kotobaru) yang digawangi oleh Fakultas Sains Teknolgi dan Pendidikan Universitas Taman Siswa Padang; Gladi Posko dan Gladi Lapang GSSB/GMSB oleh Alpha Rescue bekerjasama dengan Perguruan Diniyah Puteri Padang Panjang;  serta FGD Satu Abad Gempa Padang Panjang oleh PJKIP yang sudah berjalan. Selanjutnya, Seminar Mitigasi Bencana “Membangun Resiliensi Masyarakat Tangguh” yang akan digelar sehari menjelang acara puncak.

 

Sementara di acara puncak pada tanggal 28 Juni 2026, gelaran kegiatan yang masuk ke dalam rancangan antara lain, Apel Bersama Seluruh Stakeholder, Peletakan Batu Pertama Monumen 1 Abad Gempa Padang Panjang; Peresmian Gugus Sekolah Siaga Bencana (GSSB) dan Gugus Madrasah Siaga Bencana (GMSB); dan Nonton Bareng Film Dokumenter Gempa Padang Panjang.(*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad


banner