Tingkatkan Kapasitas Kepemimpinan, BNPB Gelar Pelatihan untuk Kalaksa BPBD - Siaga | Cerdas & Informatif

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad



Rabu, 06 Mei 2026

Tingkatkan Kapasitas Kepemimpinan, BNPB Gelar Pelatihan untuk Kalaksa BPBD

SIAGA-FM – BNPB gelar Senior Disaster Management Training (SDMT) bagi kepala pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tingkat provinsi, kabupaten dan kota. 

 

Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., saat memberikan arahan dalam pembukaan Kegiatan Senior Disaster Management Training (SDMT), Senin (4/5). (Bidang Komunikasi Kebencanaan / Muhammad Arfari Dwiatmodjo)

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan para Kalaksa dalam menghadapi bencana dan memperkuat koordinasi antar lembaga dalam penanganan bencana. 

 

Kegiatan yang dibuka hari Senin lalu itu, dibuka langsung Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Pusat Pendidikan Latihan Penanggulangan Bencana (Pusdiklat PB), Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

 

Dalam arahannya Kepala BNPB menyampaikan, hampir di setiap kejadian bencana, pejabat-pejabat BNPB langsung hadir di lokasi bencana, salah satunya penanganan bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat. Hal itu menandakan meskipun memiliki jabatan, namun ketika bencana terjadi harus segera turun untuk melakukan penanganan.

 

“Hampir seluruh pejabat di BNPB, diterjunkan untuk penanganan bencana di Sumatra. Tidak hanya di pejabat bidang kedaruratan, sampai saat ini masih mendampingi pemerintah daerah,” tutur Kepala BNPB.

 

Artinya, sebutnya, walaupun pejabat namun ketika terjadi bencana harus terjun ke lokasi bencana. Mendampingi masyarakat dan mendampingi pemerintah daerah.

 

Melalui pelatihan SDMT, diharapkan para Kalaksa dapat bertukar pengalaman dan pembelajaran atas penanganan yang telah dilakukan pada daerahnya masing-masing.

 

“Belajar dari penanganan bencana yang pernah terjadi. Bagi kalaksa agar dapat berbagi pengalaman dengan rekan-rekannya, kita semua adalah teman seperjuangan dalam penanggulangan bencana,” ucap Suharyanto.

 

Selain itu, dirinya menambahkan, pada SDMT kali ini lebih banyak diberikan pembelajaran dari bencana yang telah terjadi.

 

Menutup arahannya, Kepala BNPB mengimbau agar para Kalaksa dapat memanfaatkan kesempatan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya dan diharapkan dapat memberikan yang terbaik untuk membantu masyarakat di daerahnya.

 

“Ketika nanti kembali, mari kita sama-sama berusaha semaksimal mungkin, berusaha sebaik-baiknya, apabila terjadi bencana di wilayah kita, kita yg terdepan untuk membantu warga,” tutupnya.

 

Selama 12 hari ke depan, para pimpinan tertinggi di bidang penanggulangan bencana itu akan diberikan materi dan juga praktik dalam penanganan bencana, antara lain pengenalan sistem penanggulangan bencana, kepemimpinan saat krisis, manajemen informasi dan komunikasi kebencanaan, manajemen rehabilitasi dan rekonstruksi, manajemen pengelolaan logistik dan peralatan, hingga gladi posko.

 

Penyelenggaraan tahun ini merupakan gelombang ketiga sejak dihelat pertama kali pada tahun 2024. Sebanyak 68 kepala pelaksana hadir menjadi peserta, pelatihan ini direncanakan berlangsung dari tanggal 4 sampai 16 Mei 2026.(SP)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad


banner