SIAGA-FM – Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bogor mengakibatkan rentetan bencana alam di berbagai titik.
Ilustrasi luapan sungai akibat cuaca ekstrem. BPBD Kota
Bogor
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah
(BPBD) Kabupaten Bogor, hingga Senin (4/5/2026), tercatat puluhan kejadian
mulai dari banjir, tanah longsor, hingga angin kencang.
Ketua Tim Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Andi Sumardi,
mengonfirmasi, tim di lapangan masih terus berjibaku melakukan penanganan.
"Saat ini anggota sedang melakukan evakuasi lanjutan
di beberapa titik yang terdampak cukup parah," ujar Andi kepada kepada awak
media.
Andi menyebut, banjir menjadi kejadian yang paling
mendominasi dengan total 15 titik. Meski beberapa wilayah seperti Tugu
Pancakarsa dan Ciomas sudah dinyatakan aman pasca-kaji cepat, masih ada wilayah
yang menunggu penanganan lebih lanjut.
Beberapa desa di Kecamatan Dramaga, Sukamakmur, hingga
Tanjungsari dilaporkan masih terdampak luapan air.
BPBD terus memantau pemukiman warga di Desa Ciherang dan
Desa Sinarsari yang masuk dalam daftar wilayah yang belum tertangani sepenuhnya.
Andi merinci, bencana tanah longsor tercatat terjadi di
11 lokasi yang tersebar di beberapa kecamatan. Wilayah seperti Bojong Gede,
Sukaraja, dan Babakan Madang, sudah mendapatkan penanganan awal.
BPBD mengimbau warga untuk tetap waspada, terutama bagi
mereka yang tinggal di bantaran sungai dan lereng perbukitan, mengingat cuaca
ekstrem yang masih berpotensi terjadi.(*)








.gif)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar