SIAGA-FM – Pemko Tangerang terus perkuat upaya mitigasi dan penanggulangan bencana ditunjukkan dengan peningkatan sarana dan prasarana.
Dalam rangka itu, Walikota Tangerang Sachrudin
menyerahkan 16 unit motor operasional, 440 alat pemadam api ringan (APAR),
serta 20 paket perlengkapan Kelurahan Siaga Bencana kepada Mako BPBD, empat UPT
Damkar dan empat POS Damkar.
Sachrudin mengatakan, penambahan sarana operasional
tersebut merupakan upaya memperkuat sistem mitigasi bencana yang melibatkan
seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, penanganan bencana tidak dapat dilakukan oleh
pemerintah semata, tetapi membutuhkan kolaborasi dan partisipasi aktif dari
seluruh lapisan masyarakat.
"Mitigasi bencana tidak bisa kita lakukan sendirian.
Harus ada keterlibatan semua pihak. Karena itu, kami terus meningkatkan
kapasitas dan kualitas pelayanan melalui pelatihan bagi personel BPBD, Damkar, UPT,
hingga masyarakat melalui program Kelurahan Siaga Bencana," ujar
Sachrudin, Selasa (4/8/26).
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang
Mahdiar menjelaskan, keberadaan 16 motor operasional akan mempercepat waktu
respons petugas, khususnya dalam menjangkau lokasi yang sulit diakses kendaraan
besar seperti gang-gang permukiman.
Kehadiran armada tersebut diharapkan mampu mempercepat
penanganan awal sebelum unit pemadam utama tiba di lokasi kejadian.
"Respons time menjadi salah satu indikator penting
dalam pelayanan kami. Dengan motor operasional ini, petugas dapat lebih cepat
mencapai lokasi, melakukan asesmen kondisi, sekaligus memberikan penanganan
awal sehingga risiko kejadian dapat diminimalkan," jelas Mahdiar.
Selain motor operasional, Pemkot Tangerang juga
menyerahkan 440 APAR yang akan ditempatkan di berbagai titik strategis di
masyarakat serta 20 paket perlengkapan Kelurahan Siaga Bencana yang berisi
perlengkapan dasar seperti pelampung, helm keselamatan, sepatu boots, jas hujan
dan peralatan pendukung lainnya.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan
memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan dengan sebaik-baiknya,"
jelasnya.
Ia juga mengajak media massa untuk terus mengedukasi
masyarakat mengenai pentingnya budaya siaga bencana sebagai bagian dari
kolaborasi pentahelix dalam mewujudkan Kota Tangerang yang aman, nyaman,
tangguh, dan berkelanjutan.(humas)








.gif)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar