SIAGA-FM – Tidak berhenti pada kemitraan membangun ketahanan sekolah untuk mitigasi bencana saja, lembaga Alpha Rescue siapkan aplikasi berbasis web untuk database SPAB.
“Keseriusan membersamai program Satuan Pendidikan aman
Bencana (SPAB), bukan ladang mencari cuan
oleh Alpha Rescue. Ini adalah bentuk pengabdian dan tanggungjawab sebagai
sebuah lembaga yang mementingkan hasil kerja yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dan untuk SPAB, kita sedang siapkan alpikasi berbasis web,” demikian disampaikan Nova Indra, Direktur Alpha Rescue kepada
awak media ini, Kamis (10/9/2026) sore melalui sambungan telepon.
Disebutkan Nova, aplikasi berbasis web yang kini tengah digarap tim IT Alpha Rescue itu diberi nama Education Shelter disingkat EduShelter.
Aplikasi tersebut, nantinya akan menjadi wadah bagi
pendataan kesiapan masing-masing sekolah dalam membangun satuan pendidikan aman
bencana.
“Aplikasi tersebut dengan kata kunci yang merupakan
akronim. Shelter di nama itu dimaksudkan dengan School Hazard and Emergency Tools for Early Response. Jadi jelas di
sini, aplikasi itu nantinya akan berisikan data lengkap kapasitas yang dimiliki
setiap sekolah untuk kesiapsiagaan menghadapi bencana,” jelas pemilik callsign 91KMAQP itu.
Dicontohkan Nova, SMAN 2 Padang Panjang yang baru saja
meluncurkan program SPAB, kini telah memiliki kelengkapan instrumen yang
dibutuhkan sebagai sekolah tanggap bencana. Kelengkapan itu antara lain dengan
adanya Satgas SPAB, Satgas Siswa Siaga Bencana, Pelatihan Guru dan Tendik, serta
peralatan komunikasi darurat.
“Selain itu yang paling penting, sekolah perlu memiliki
Kajian Risiko Bencana dan Rencana Kontijensi. Dan SMA Negeri 2 Padang Panjang
sebagai pilot poject kita, sudah
memilikinya sebagai dokumen resmi sebagai acuan,” terangnya.
Jadi, sambungnya lagi, nantinya melalui aplikasi
EduShelter itu, masing-masing sekolah dapat memasukkan data dan instrumen yang
dimiliki, untuk kemudian mendapatkan ukuran risiko penanganan bencana yang
dimiliki.
“Masing-masing sekolah akan menjadi user melalui dasbor EduShelter, dan dari sana akan terlihat
masing-masing sekolah sudah memiliki kesiapan instrumen atau belum. Nanti akan
kita lakukan mapping untuk program lanjutannya,” pungkas Nova. (*)







.gif)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar