SIAGA-FM – Bencana selalu datang tak terduga. Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di sebagian wilayah tanah air, kini merembet ke daerah-daerah yang tidak ikut menyumbang hotspot.
Berbincang dengan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota
Padang Panjang, Sehabuddin, bersama pimpinan Disaster Journalist Foundation
(DJF), mengemuka pentingnya semua pihak menyadari persoalan bencana sebagai sebuah akibat dari
perilaku manusia.
“Jelas-jelas sudah ada penyataan Allah dalam Quran
surat Ar-Rum ayat 41 yang mengatakan, telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena
perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari
(akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar),” ujar Sehabuddin.
Disebutkan ulama kondang Padang Panjang
itu, bencana kabut asap akibat karhutla saat ini, harus dipahami sebagai ujian
bagi nilai-nilai sosial dan kemanusiaan.
Lebih lanjut Sehabuddin mengatakan,
perbuatan manusia terhadap alam akan mengakibatkan banyak hal. Salah satunya
adalah terjadinya bencana karena kurangnya pemahaman tentang pentingnya menjaga
alam dengan tidak merusaknya.
“Saat ini, kalaulah karhutla itu terjadi
karena tangan manusia, lihatlah akibat yang ditimbulkannya. Bukan hanya mereka
yang zalim yang akan terkena, tetapi semua kita ikut merasakannya,” tegas
Sehabuddin.
Ia pun mengingatkan, Allah telah
jelas-jelas menyatakan dalam Surat Al-Anfal ayat 25 tentang hal tersebut.
“Allah sudah ingatkan kita semua dalam Surat
Al-Anfal ayat 25. Dan peliharalah dirimu
dari pada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di
antara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya. Ayat ini jelas
menyebutkan tentang siapapun dapat ikut terdampak oleh kezaliman orang
tertentu,” imbuh Sehabuddin.
Dikatakannya lagi, semua pihak harus
kembali pada ketentuan Allah. “Kita tinggalkan perbuatan yang dapat merusak,
termasuk merusak alam yang berakibat seperti sekarang ini,” ujarnya.
Di akhir diskusi, orang nomor satu di DMI
kota berjuluk Serambi Mekah itu mengimbau semua warga bersabar dalam ujian yang
sedang diberikan Allah melalui bencana kabut asap dan karhutla.
“Ingatlah kata Allah dalam Surat al-A’raf
ayat 96. Jikalau sekiranya penduduk
negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada
mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami)
itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. Semoga kita semua
memahaminya, dan bersabar dengan bencana yang sedang menimpa,” pungkas
Sehabuddin.
Diketahui, karhutla sedang melanda sejumlah daerah di
tanah air. Bukan hanya mengakibatkan terbakarnya hutan dan lahan semata, namun
akibatnya merebak kemana-mana akibat asap yang berdampak pada kesehatan warga.
(*)








.gif)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar