SIAGA-FM – BPBD Padang Panjang gelar Diskusi Publik Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) Kota Padang Panjang, di Hotel Pangeran, Selasa (6/10/2026).
Kepala BPBD Padang Panjang, Mihandrik, S.STP, M.Si, dalam
kegiatan turun lapangan bertemu warga. (Foto: Dok. Pribadi)
Melalui undangan bernomor 300.2.3/9/BPBDKESBANGPOL-PP/X/2026,
BPBD Padang Panjang hadirkan OPD terkait dan lembaga serta komunitas
kebencanaan yang ada di kota tersebut.
Kegiatan yang dibuka sejak pukul 09.00 pagi itu, dipandu
oleh tim DRR Indonesia Consultant. Diskusi dalam rangka masukan dan usulan
dokumen RPB itu, diharapkan menjadi bagian dari penyempurnaan naskah RPB yang selanjutnya
akan dibawa ke BNPB sebelum disahkan.
“Diskusi Publik RPB yang dilakukan hari ini, guna untuk
kesempurnaan dokumen dan dapat diaplikasikan secara konkret,” demikian sebut
Kepala BPBD – Kesbangpol Padang Panjang, Mihandrik, S.STP, M.Si kepada awak
SiagaFM melalui pesan singkat.
Dikatakan Mihandrik, finalisasi RPB tersebut, nantinya
akan dibawa ke BNPB sebelum disahkan menjadi Peraturan Walikota (Perwako).
“Maka dalam penyusunan dokumen perlu kritik dan saran
yang konstruktif dalam rangka penyempurnaan dokumen,” sebut Mihandrik.
Dilanjutkan Mihandrik, saat ini BPBD Padang Panjang telah
memiliki dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB).
“Kita sudah miliki KRB, dan tahun ini, kita selesaikan
dokumen RPB dan Rencana Kontijensi. Untuk Rencana Kontijensi, akan selesai di
akhir November nanti,” terangnya.
Dengan begitu, lanjutnya, Kota Padang Panjang telah
memiliki kelengkapan dokumen resmi penanganan bencana.
“Kita berharap bencana tidak pernah terjadi di kota ini.
Namun, sebagai langkah mitigasi, kita sudah memiliki kelengkapan dokumen
sebagai rujukan dan pedoman penanganan bencana,” pungkasnya. (*)








.gif)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar