Afandi Dt. Majo Kayo: Warga Perlu Diedukasi untuk Kesiapsiagaan Bencana - Siaga | Cerdas & Informatif

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad


Rabu, 25 Februari 2026

Afandi Dt. Majo Kayo: Warga Perlu Diedukasi untuk Kesiapsiagaan Bencana


SIAGA
-FM
– Membangun kesiapsiagaan masyarakat terhadap ragam potensi bencana, adalah hal penting di wilayah Kota Padang Panjang.

 

Hal itu disampaikan Afandi Dt. Majo Kayo, salah seorang tokoh masyarakat Kenagarian Gunuang kepada awak media Siaga-FM saat berbincang seputar pentingnya edukasi warga sadar bencana di kota berjuluk Serambi Mekah tersebut, Rabu (25/2/2026).

 

Menurut mantan aktivis kepemudaan di KNPI Padang Panjang itu, masyarakat Kota Padang Panjang perlu mendapatkan edukasi berkelanjutan dalam hal kesiapsiagaan.

 

“Daerah ini adalah daerah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana. Baik bencana hidrometeorologi karena curah hujan yang tinggi, juga karena kita berada di lintasan Patahan Besar Sumatra (Patahan Semangko) yang memungkinkan terjadinya gempa bumi darat dengan skala besar. Karena itu, lapisan masyarakat perlu kita edukasi,” sebut Dt. Majo Kayo menjelaskan.

 

Dilanjutkannya, risiko-risiko kebencanaan tersebut, juga meluas pada tingkat lain seperti bencana-bencana lokal yang diakibatkan kelalaian manusia.

 

“Bukan hanya gempa bumi dan bencana hidrometeorologi, bencana akibat kelalaian masyarakat seperti kebakaran, kecelakaan kerja, kecelakaan lalu lintas, dan lainnya, turut pula membuat kita semua harus meningkatkan kesiapsiagaan,” imbuhnya.

 

Dikatakannya, masyarakat yang teredukasi, tentunya akan lebih cepat tanggap ketika bencana terjadi. “Mereka jadi punya persiapan. Tahu apa yang harus dilakukan, termasuk bagaimana memiliki kontak ke stakeholder kebencanaan,” tegasnya.

 

Lebih jauh lagi, tokoh yang juga pegiat pencak silat itu mengatakan, elemen masyarakat harusnya terhubung dengan stakeholder kebencanaan dalam komunikasi darurat.

 

“Hal ini contohnya, masyarakat harus terhubung dalam saluran komunikasi darurat melalui Alpha Rescue. Lembaga yang intens dalam pergerakan komunikasi darurat kebencanaan serta edukasi warga. Dengan begitu, ketika bencana terjadi, masyarakat langsung bisa mendapatkan pertolongan sesuai kebutuhan,” jelasnya.

 

Sementara itu, dalam membangun kesiapsiagaan warga, elemen kepemudaan juga sangat penting menjadi ujung tombak.

 

“Banyak organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) di Padang Panjang ini. Kita harus melakukan pendekatan kepada mereka dengan memberikan pelatihan-pelatihan,” pungkasnya. (ist)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad