Tercatat, Masih Ada 105 ribu Pengungsi Pasca Bencana Sumatra - Siaga | Cerdas & Informatif

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad


Selasa, 03 Februari 2026

Tercatat, Masih Ada 105 ribu Pengungsi Pasca Bencana Sumatra


SIAGA
-FM
– Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 105.842 jiwa masih berada di pengungsian akibat banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar).

 

Untuk mempercepat pemulihan, BNPB kini fokus merampungkan pembangunan 17.332 unit hunian sementara (huntara) bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

 

Abdul Muhari selaku Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB mengatakan ribuan pengungsi dalam pendampingan tim petugas gabungan. Mereka menghuni beberapa lokasi pengungsian di masing-masing daerah, baik terpusat maupun pengungsian mandiri.

 

“Jumlah tersebut merupakan data terkini yang masuk, Senin, 2 Februari,” ujar Muhari di Jakarta, Selasa (3/2/2026) dikutip dari Antara.

 

Muhari pun menegaskan, pendataan pengungsi akan diperbarui secara berkala guna menyesuaikan distribusi bantuan dengan kebutuhan di lapangan. Pendataan ini dilakukan secara intens oleh tim petugas gabungan.

 

Muhari mengatakan, pengelolaan pengungsian menjadi salah satu fokus utama BNPB dan pemerintah daerah untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi.

 

Muhari pun menjelaskan, selain penyediaan logistik, pengelolaan pengungsian juga mencakup layanan kesehatan, sanitasi, air bersih, serta perlindungan kelompok rentan.

 

Menurut catatan terbaru BNPB, kata Muhari, total korban meninggal dunia sebanyak 1.204 jiwa. Sampai dengan Senin, total korban hilang akibat bencana yang terjadi dua bulan lalu itu 140 jiwa.

 

BNPB juga mempercepat pembangunan hunian sementara sebagai solusi jangka pendek bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

 

Dari total 17.332 unit hunian sementara yang diajukan, sebanyak 5.039 unit telah selesai dibangun dan siap dihuni.

 

BNPB menegaskan percepatan pemulihan infrastruktur menjadi kunci untuk mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak bencana.(ist)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad