Diskusi Wartawan, Sekolah Siaga Bencana Jadi Sorotan - Siaga | Cerdas & Informatif

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad



Sabtu, 04 April 2026

Diskusi Wartawan, Sekolah Siaga Bencana Jadi Sorotan


SIAGA
-FM
– Mencermati persoalan-persoalan yang berkaitan dengan kesiapsiagaan warga dan elemen masyarakat di Kota Padang Panjang, sejumlah wartawan dalam diskusi ringan turut memberikan ide dan gagasannya.

 

Dalam diskusi yang disiarkan di channel Youtube Celoteh Wartawan itu, mengemuka onrolan tentang pentingnya upaya mitigasi bencana yang benar-benar mampu menjawab kepentingan perlindungan warga dari dampak yang ditimbulkan.

 

“Padang Panjang ternyata bukan hanya daerah tujuan dan perlintasan wisata, tetapi juga perlintasan dua segmen gempa yaitu Segmen Sianok dan Sumani. Ini harus menjadi perhatian kita bersama. Bukan hanya pemerintah, tetapi kita semua termasuk wartawan,” sebut Wardi, Wartawan Padang Ekpress yang turut hadir dalam diskusi yang digelar di sekretariat Perkumpulan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (PJKIP) itu.

 

Sosok wartawan yang juga Ketua Bidang Pendidikan PWI Padang Panjang tersebut mengatakan, “Kita melihat di Padang Panjang sudah ada Gugus Sekolah Siaga Bencana (GSSB), juga gugus untuk madrasahnya. Ini adalah terobosan yang luarbiasa.”

 

Namun, sambungnya, terobosan yang sudah sejak tahun lalu itu, hingga kini belum ada peningkatan realisasi program.

 

“Informasi yang kami peroleh, program ini belum ada peningkatannya dari tahun lalu,” ujar Wardi.

 

Menanggapi ungkapan Wardi, Nova Indra yang menjadi pemandu diskusi menyampaikan, terkait SSB yang sudah berumur satu tahun lebih, hingga saat ini memang belum ada tindak lanjut.

 

“Kalau kepala sekolah, semuanya dipastikan mendukung. Kita bisa pastikan itu karena kita sudah turun sekolah-sekolah dan bertemu dengan kepala sekolah. Tinggal lagi bagaimana dinas terkait menyikapinya,” sebut Nova yang juga pimpinan lembaga alpha Rescue.

 

Ditambahkan Nova, rencananya SSB dan MSB akan dilaunching dalam kegiatan peringatan 1 Abad Gempa Padang Panjang pada Juni nanti.

 

“Namun kita masih menunggu kebijakan dari otoritas yang menaungi sekolah dan madrasah. Nanti kita akan informasikan juga ke rekan-rekan wartawan,” ungkapnya. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad