SIAGA-FM – Dalam rangka peringatan Satu Abad Gempa Padang Panjang, banyak elemen yang turut serta dalam menyikapinya dengan ragam kegiatan. Salah satunya adalah Universitas Tamansiswa Padang pada prodi Geografi.
Disampaikan Dr. Osronita, Dekan Fakultas Sains Teknologi
dan Pendidikan Universitas Tamansiswa Padang di Padang Panjang, Senin
(27/4/2026), ketikutsertaan perguruan tinggi tersebut dalam bentuk menyiapkan Jalur
Tracking Lintas Patahan Sumatera, khususnya pada dua segmen, yaitu Segmen
Sumani dan Segmen Sianok.
“Kita sedang garap program ini. Untuk peta jalur trackingnya, nanti akan
melewati Singkarak, Batipuh, Andaleh, Paninjauan, Aia angek, dan Koto Baru. Itu
trackingnya melewati jejeran lima telaga
di lurusan sesar aktif Patahan Sumatera,” demikian sebuat Dr. Osronita kepada
awak SiagaFM.
Disebutkannya, nantinya setiap titik geosite akan
dipasang Informasi geologi terkait jalur Patahan Sumatera.
Dan untuk ini, kita akan lengkapi dengan barcode untuk informasi lengkapnya,”
imbuh Kepala Puslitbang dan LH Univ Tamansiswa Padang itu.
Disampaikan Dr. Osronita lagi, sebagai bagian dari rangkaian
kegiatan peringatan Satu abad Gempa Padang Panjang, yang akan sarat dengan
kegiatan-kegiatan lain dari berbagai elemen itu, tentunya akan memberi manfaat
lebih bagi masyarakat di seputar daerah yang berada dalam jalur patahan.
Diketahui, Patah Besar Sumatra (Patahan Semangko)
memiliki panjang sekitar 1900 kilometer yang membentang dari Lamoung hingga
Aceh. Dan di jalur patahan ini, Padang Panjang dilalui oleh dua segmen (Sianok
dan Sumani) yang mengakibatkan gempa kembar pada tanggal 28 Juni 1926 silam. (*)









.gif)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar