Penanganan Bencana, Kemenko PMK: Perlu Penguatan Peringatan Dini Berbasis Dampak - Siaga | Cerdas & Informatif

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad



Selasa, 19 Mei 2026

Penanganan Bencana, Kemenko PMK: Perlu Penguatan Peringatan Dini Berbasis Dampak


SIAGA
-FM
– Kemenko PMK laksanakan Lokakarya Teknis Pemanfaatan Impact Based Forecasting di Bandung, Jawa Barat beberapa hari lalu.

 

Lokakarya diselenggarakan sebagai upaya memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pengembangan sistem peringatan dini bencana berbasis risiko dan dampak guna mendukung penanganan bencana yang lebih antisipatif, terpadu, dan responsif.

 

Asisten Deputi Penanganan Bencana Kemenko PMK, Merry Efriana Merry menyampaikan, penguatan penanganan bencana memerlukan dukungan sistem peringatan dini yang mampu memberikan informasi secara cepat, tepat, dan dapat ditindaklanjuti oleh seluruh pemangku kepentingan.

 

“Penanganan bencana perlu didukung oleh sistem peringatan dini yang tidak hanya menyampaikan potensi bahaya, tetapi juga memberikan gambaran dampak yang mungkin terjadi sehingga langkah antisipasi dapat dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi,” ujar Merry.

 

Ia menekankan pentingnya penguatan sinergi lintas kementerian/lembaga dalam mendukung proses penanganan bencana mulai dari tahap kesiapsiagaan hingga respons darurat.

 

“Kolaborasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam mendukung efektivitas penanganan bencana, baik dalam penyediaan data dan informasi, analisis risiko, maupun pelaksanaan langkah-langkah penanganan di lapangan,” tambahnya.

 

Dalam lokakarya tersebut dibahas penguatan peran kementerian/lembaga teknis dalam penyediaan informasi bahaya sesuai kewenangan masing-masing yang menjadi dasar penyusunan peringatan dini bencana berbasis risiko dan dampak.

 

Selain itu, peserta juga membahas pengembangan sistem terintegrasi lintas kementerian/lembaga, penguatan interoperabilitas data sesuai prinsip Satu Data Indonesia, serta mekanisme berbagi pakai data untuk mendukung pengambilan keputusan dalam penanganan bencana.(SP/PMK)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad


banner