SIAGA-FM – Mahasiswa National University of Singapore (NUS) kunjungi BNPB. Kedatangan sejumlah mahasiswa NUS itu dalam rangka belajar penanggulangan bencana Indonesia.
Deputi BNPB Dr. Raditya Jati di hadapan mahasiswa NUS. (Foto:
Bidang Komunikasi Kebencanaan/Dume Harjuti Sinaga)
Kehadiran mereka disambut Deputi Bidang Sistem dan Strategi
BNPB Dr. Raditya Jati di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)
pada Selasa (19/5) di Graha BNPB, Jakarta.
Pda kesempatan itu, Raditya Jati dalam paparannya
menyampaikan, BNPB memiliki peran strategis dalam perumusan kebijakan,
pengkajian risiko bencana dan penguatan ketangguhan nasional menuju Indonesia
Emas 2045.
Menyikapi risiko bencana di Indonesia yang dinilai
semakin kompleks, jelas Raditya, BNPB terus mendorong perubahan paradigma
penanggulangan bencana dari pendekatan responsif menuju preventif melalui
penguatan mitigasi, kesiapsiagaan, dan investasi pengurangan risiko bencana
(PRB).
“Bencana terjadi ketika ancaman alam bertemu dengan
kerentanan masyarakat dan lingkungan. Oleh karena itu, pengurangan risiko
bencana harus menjadi bagian integral dari pembangunan nasional maupun daerah,”
ucap Raditya.
Pemerintah juga telah mengembangkan berbagai instrumen
strategis, di antaranya Rencana Induk Penanggulangan Bencana (RIPB) 2020–2044,
penguatan pengkajian risiko bencana, pengembangan platform InaRISK dan IRBI,
serta penguatan monitoring dan evaluasi kebijakan berbasis data.
Selain itu, BNPB menekankan bahwa PRB perlu dipandang
sebagai investasi pembangunan jangka panjang yang berkontribusi terhadap
ketahanan ekonomi nasional.
Raditya juga menekankan pentingnya komitmen,
kepemimpinan, dan kolaborasi multipihak dalam mewujudkan ketangguhan
berkelanjutan. Konsep tersebut dikembangkan untuk mengintegrasikan agenda Sendai Framework for Disaster Risk Reduction,
Paris Agreement, dan Sustainable Development Goals (SDGs)
melalui pendekatan yang berpusat pada masyarakat.
Sementara itu Dr. Shawn Ming Yang Lee mewakili rombongan
NUS mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan untuk mempelajari konsep, tata
kelola serta tantangan penanggulangan bencana di Indonesia, khususnya peran
BNPB dalam membangun ketangguhan bencana di tingkat nasional maupun regional
ASEAN.(SP)








.gif)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar