Refleksi Gempa 1926, Diusulkan Jadi Bulan Mitigasi Padang Panjang - Siaga | Cerdas & Informatif

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad



Rabu, 20 Mei 2026

Refleksi Gempa 1926, Diusulkan Jadi Bulan Mitigasi Padang Panjang


SIAGA
-FM
– Inisiasi kegiatan Satu Abad Gempa Padang Panjang terus bergulir dengan rangkaian kegiatan yang cukup padat.

 

Sejumlah elemen pun tergabung dalam kegiatan yang diarahkan pada tumbuhkembangnya program mitigasi di kota berjuluk Serambi Mekah itu. Elemen-elemen tersebut terdiri dari berbagai institusi, perguruan tinggi, organisasi profesi, serta elemen jurnalis.

 

“Sejumlah elemen itu antara lain, BMKG Kelas I Pdang Panjang, Himpunan Ahli Geologi Indonesia (HAGI), Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI), Alpha Rescue, Universitas Taman Siswa, Palang Merah Indonesia (PMI) Sumatra Barat dan PMI Padang Panjang, Patahan Sumatra Institute, serta Perkumpulan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (PJKIP) Padang Panjang,” demikian sebut Nova Indra, pimpinan lembaga Alpha Rescue kepada awak SiagaFM, Rabu (20/5/2026) melalui saluran radio komunikasi.

 

Disebutkan penulis buku Langkah Strategis Mitigasi Bencana Kota Padang Panjang itu, seluruh inisiator telah memulai gerakannya sejak tahun lalu.

 

“Jadi bukan ujug-ujug terus kita gelar kegiatan. Ini sudah bermula sejak tahun lalu. Salah satunya adalah pembentukan Gugus Sekolah Siaga Bencana dan Gugus Madrasah Siaga Bencana. Dan saat ini, beberapa kegiatan dari kawan-kawan PJKIP dan IAGI juga sudah berlangsung,” sebut Nova.

 

Dikatakannya, adanya perbedaan pendapat di beberapa kalangan terkait dengan kegiatan Satu Abad Gempa Padang Panjang, adalah hal wajar.

 

“Kita harus paham, kondisi Padang Panjang adalah daerah yang memang rawan bencana, termasuk kegempaan yang berasal dari Sesar Besar Sumatra (Patahan Semangko),” urainya.

 

Jadi, lanjutnya, dengan kerentanan itu ditambah potensi-potensi kebencanaan lainnya, Padang Panjang harus lebih siap.

 

“Warga pun harus menyadari ini, nanti akan banyak kegiatan-kegiatan sosialisasi, simulasi evakuasi. Jadi jangan sampai kita anggap remeh semua program mitigasi,” imbuhnya.

 

Terkait dengan penyelenggaraan kegiatan menuju acara puncak di taggal 28 Juni nanti, kata pemilik callsign 91KMAQP itu, pembicaraan dengan Pemerintah Kota Padang Panjang pun sudah mulai dilakukan.

 

“Kita sudah bertemu dengan pihak pemerintah kota. Kita sudah bicarakan terkait rangkaian kegiatan yang sedang dan akan dilaksanakan hingga acara puncak nanti. Beberapa hari ke depan, akan ada lagi pembicaraan oleh Kepala BMKG dengan Pemko. Sementara untuk semua rangkaian kegiatan, kita usulkan dengan nama Bulan Mitigasi Padang Panjang,” pungkasnya. (*)           `

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad


banner