SIAGA-FM – Inisiasi kegiatan Satu Abad Gempa Padang Panjang terus bergulir dengan rangkaian kegiatan yang cukup padat.
Sejumlah elemen pun tergabung dalam kegiatan yang
diarahkan pada tumbuhkembangnya program mitigasi di kota berjuluk Serambi Mekah
itu. Elemen-elemen tersebut terdiri dari berbagai institusi, perguruan tinggi,
organisasi profesi, serta elemen jurnalis.
“Sejumlah elemen itu antara lain, BMKG Kelas I Pdang
Panjang, Himpunan Ahli Geologi Indonesia (HAGI), Ikatan Ahli Geologi Indonesia
(IAGI), Alpha Rescue, Universitas Taman Siswa, Palang Merah Indonesia (PMI)
Sumatra Barat dan PMI Padang Panjang, Patahan Sumatra Institute, serta
Perkumpulan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (PJKIP) Padang Panjang,”
demikian sebut Nova Indra, pimpinan lembaga Alpha Rescue kepada awak SiagaFM,
Rabu (20/5/2026) melalui saluran radio komunikasi.
Disebutkan penulis buku Langkah Strategis Mitigasi
Bencana Kota Padang Panjang itu, seluruh inisiator telah memulai gerakannya
sejak tahun lalu.
“Jadi bukan ujug-ujug
terus kita gelar kegiatan. Ini sudah bermula sejak tahun lalu. Salah satunya
adalah pembentukan Gugus Sekolah Siaga Bencana dan Gugus Madrasah Siaga
Bencana. Dan saat ini, beberapa kegiatan dari kawan-kawan PJKIP dan IAGI juga
sudah berlangsung,” sebut Nova.
Dikatakannya, adanya perbedaan pendapat di beberapa
kalangan terkait dengan kegiatan Satu Abad Gempa Padang Panjang, adalah hal
wajar.
“Kita harus paham, kondisi Padang Panjang adalah daerah
yang memang rawan bencana, termasuk kegempaan yang berasal dari Sesar Besar
Sumatra (Patahan Semangko),” urainya.
Jadi, lanjutnya, dengan kerentanan itu ditambah
potensi-potensi kebencanaan lainnya, Padang Panjang harus lebih siap.
“Warga pun harus menyadari ini, nanti akan banyak
kegiatan-kegiatan sosialisasi, simulasi evakuasi. Jadi jangan sampai kita
anggap remeh semua program mitigasi,” imbuhnya.
Terkait dengan penyelenggaraan kegiatan menuju acara
puncak di taggal 28 Juni nanti, kata pemilik callsign 91KMAQP itu, pembicaraan dengan Pemerintah Kota Padang Panjang
pun sudah mulai dilakukan.
“Kita sudah bertemu dengan pihak pemerintah kota. Kita
sudah bicarakan terkait rangkaian kegiatan yang sedang dan akan dilaksanakan
hingga acara puncak nanti. Beberapa hari ke depan, akan ada lagi pembicaraan
oleh Kepala BMKG dengan Pemko. Sementara untuk semua rangkaian kegiatan, kita
usulkan dengan nama Bulan Mitigasi Padang Panjang,” pungkasnya. (*) `








.gif)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar