Perkuat Respons Kebencanaan, Pemkab Pekalongan Deklarasikan Kecamatan Tangguh Bencana - Siaga | Cerdas & Informatif

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad



Kamis, 04 Juni 2026

Perkuat Respons Kebencanaan, Pemkab Pekalongan Deklarasikan Kecamatan Tangguh Bencana


SIAGA
-FM
– Pemkab Pekalongan perkuat upaya mitigasi dan penanganan bencana dengan mendeklarasikan program Kecamatan Tangguh Bencana (Kencana) Tahun 2026.

 

Deklarasi yang berlangsung di Aula Lantai I Setda Kabupaten Pekalongan, Rabu kemarin itu, menjadi bagian dari strategi memperkuat kapasitas kecamatan dalam menghadapi berbagai ancaman bencana yang kerap terjadi di wilayah tersebut.

 

Hadir sebagai narasumber Kepala Pelaksana Harian BPBD Provinsi Jawa Tengah Bergas Catursasi Penanggungan, dan Analis Kebijakan Ahli Madya Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri RI, Evan Ferdianto.

 

Mewakili Plt Bupati Pekalongan, Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan Yulian Akbar menegaskan, deklarasi tersebut tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial semata.

 

Menurutnya, ukuran keberhasilan program harus terlihat dari meningkatnya kemampuan wilayah dalam mengantisipasi dan menangani bencana.

 

Ia menjelaskan, penguatan kapasitas kecamatan menjadi kebutuhan mendesak mengingat Kabupaten Pekalongan termasuk daerah dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi.

 

Data BPBD Kabupaten Pekalongan mencatat, hingga awal Juni 2026 telah terjadi 176 kejadian bencana alam di berbagai wilayah.

 

Kondisi tersebut menjadi dasar penting bagi pemerintah daerah untuk membangun sistem penanganan yang lebih cepat, terkoordinasi, dan berbasis kewilayahan.

 

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Pekalongan Agus Pranoto mengatakan bahwa deklarasi Kencana bertujuan memperkuat sinergi seluruh pihak dalam penanggulangan bencana.

 

Menurutnya, keberhasilan penanganan bencana tidak dapat dibebankan kepada satu instansi saja, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor hingga tingkat kecamatan.

 

Melalui deklarasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Pekalongan berharap setiap kecamatan mampu menjadi pusat koordinasi penanganan bencana di wilayahnya masing-masing, sehingga dampak bencana dapat diminimalkan dan keselamatan masyarakat lebih terjamin.(*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad


banner