SIAGA-FM – BPBD
Kabupaten Sleman menyalurkan bantuan stimulan kepada warga terdampak bencana
cuaca ekstrem. Bantuan tersebut diserahkan Bupati Sleman Harda Kiswaya di
Kantor Kalurahan Tamanmartani, Kapanewon Kalasan, Kamis (23/7/2026) kemarin.
Pada kesempatan itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten
Sleman, Bambang Kuntoro, mengatakan penyaluran bantuan dilakukan secara
bertahap. Pada tahap pertama, bantuan diberikan kepada 50 warga di wilayah
Sleman Timur yang meliputi Kalurahan Tamanmartani, Jogotirto, Selomartani, dan
Tamanmartani.
Sementara penyaluran bagi wilayah Sleman Barat dan Sleman
Tengah dijadwalkan pada 29 Juli mendatang di Ruang Rapat Sembada.
"Total bantuan yang kita salurkan pada tahapan ini
sebesar Rp80.850.000. Jika diakumulasikan secara keseluruhan hingga saat ini,
Pemkab Sleman telah menyalurkan bantuan korban bencana alam mencapai
Rp292.700.000," ujar Bambang.
Ia menjelaskan, bantuan tersebut bersifat stimulan untuk
membantu meringankan beban masyarakat memperbaiki rumah yang rusak akibat
bencana, bukan sebagai pengganti seluruh kerugian.
Pada kesempatan itu, Bambang juga mengingatkan masyarakat
agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem berdasarkan
prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Menurutnya, wilayah Sleman tengah menghadapi anomali
cuaca akibat fenomena El Nino yang diperkuat angin muson Australia.
Kondisi tersebut diperkirakan menyebabkan musim kemarau
berlangsung lebih panjang, puncak kemarau bergeser hingga September, awal musim
hujan mundur menjadi November atau awal Desember, serta meningkatkan potensi
angin kencang di sejumlah wilayah.(*)









.gif)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar