Sekolah Lapang Gempabumi Garut, Suaidi: Kita Bangun Kesiapsiagaan - Siaga | Cerdas & Informatif

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad



Kamis, 30 Juli 2026

Sekolah Lapang Gempabumi Garut, Suaidi: Kita Bangun Kesiapsiagaan

 


SIAGA-FM – Pemerintah Kabupaten Garut bersama BMKG serta Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, gelar Sekolah Lapang Gempabumi di Kelurahan Lebakjaya, Kecamatan Karangpawitan baru-baru ini.

 

Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Bandung, Dr. Suaidi Ahadi menjelaskan, keberhasilan mitigasi bencana membutuhkan kolaborasi antara Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika dengan pemerintah daerah.

 

Menurut Suaidi, BMKG bertugas mendeteksi serta menyampaikan informasi peringatan dini, sedangkan pemerintah daerah bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah menindaklanjuti informasi tersebut untuk melindungi masyarakat.

 

"Kita bukan memberikan ketakutan atau kepanikan, melainkan membangun kesiapsiagaan bersama teman-teman BPBD. Melalui Sekolah Lapang Gempabumi ini, kami berharap masyarakat akan lebih paham dalam menyikapi bencana demi mewujudkan Keluarga Cerdas Bencana," sebut Suaidi.

 

Sementara itu Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengapresiasi dukungan BMKG serta Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dalam meningkatkan kapasitas masyarakat menghadapi bencana.

 

Ia mengatakan, masyarakat perlu memahami potensi gempa bumi tanpa harus panik karena pemerintah terus memperkuat sistem mitigasi dan peringatan dini.

 

"Di masyarakat dipahamkan bahwa kita adalah salah satu daerah yang berpotensi menghadapi bencana gempa bumi. Ini dipahamkan, tetapi tidak usah panik berlebihan karena pemerintah sudah menyiapkan Earthquake Early Warning System (EEWS) atau Sistem Peringatan Dini Gempa Bumi," ujar Syakur.

 

Menurutnya, peserta Sekolah Lapang Gempabumi dibekali keterampilan menghadapi keadaan darurat, mulai dari teknik berlindung saat gempa hingga proses evakuasi menuju titik kumpul.

 

Syakur menegaskan, kesiapsiagaan menjadi bentuk ikhtiar nyata dalam mengurangi risiko bencana di tengah potensi gempa bumi.(ist)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad


banner