SIAGA-FM – Seratus sebelas kali gempa susulan pasca gempa utama (mainshock) guncang wilayah Nusa Tenggara Timur hingga pukul 10.00 WITA. Hal itu dilaporkan BMKG Stasiun Geofisika Kupang.
“Informasi terbaru hingga pukul 10.00 WITA telah terjadi
total 111 kali gempa bumi susulan,” kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kupang
Arief Tystama di Kupang, Sabtu menjelang siang, saat menggelar konferensi pers
di Kupang bersama pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya yang bertempat
di Mapolda NTT.
Arief mengatakan, meskipun hingga pukul 10.00 WITA sudah ada 111 kali gempa
susulan, aktivitas seismik tersebut masih terus terjadi dengan magnitudo
terakhir 3,8.
Ia pun mengimbau masyarakat di Flores untuk selalu waspada, karena gempa
susulan masih terus terjadi. Sementara itu terkait peringatan dini tsunami,
ujarnya, saat ini telah dicabut.
Diketahui, gempa utama terjadi pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58 WIB dengan Magnitudo
7,7.
Pusat
gempa (episenter) terletak pada koordinat 8,35 Lintang Selatan dan 121,37 Bujur
Timur, atau sekitar 36 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT, pada
kedalaman 10 kilometer.








.gif)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar