"Ini adalah mekanisme gempa yang diakibatkan oleh
sesar naik busur belakang Flores," kata Direktur Gempabumi dan Tsunami
BMKG, Wijayanto dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (15/8/2026).
Dikatakan Wijayanto, sesar ini berpotensi menyebabkan
gempa bumi bermagnitudo 7,8 hingga 7,9.
"Gempa magnitudo 7,7 di belakang busur Flores ini
ada potensi gempa dengan maksimum 7,8 - 7,9. Hari ini sudah rilis 7,7,"
kata Wijayanto.
Ia mengatakan, pada tahun 1992 pernah terjadi gempa
bermagnitudo 7,5 yang menyebabkan kerusakan parah saat itu.
"Dari sejarah yang ada, di tahun 1992 dengan
magnitudo 7,5. Ini juga luar biasa kerusakannya waktu itu. Jadi, ini sudah
lebih dari 30 tahun, terjadi lagi. Nanti akan terus kita monitor aktivitas gempa
susulannya," kata Wijayanto.
BMKG telah menyatakan peringatan dini tsunami berakhir
pada pukul 07.30 WIB.







.gif)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar