Pemkab Balangan Siaga Darurat Karhutla dan Kekeringan hingga Oktober - Siaga | Cerdas & Informatif

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad



Kamis, 13 Agustus 2026

Pemkab Balangan Siaga Darurat Karhutla dan Kekeringan hingga Oktober

SIAGA-FM – Pemerintah Kabupaten Balangan tetapkan status siaga darurat ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan, mulai 12 Agustus hingga 30 Oktober 2026.

 

Rapat koordinasi lintas sektor siaga bencana karhutla dan kekeringan Kabupaten Balangan Rabu (12/8/2026). Foto: Mc.Balangan


Penetapan itu dilakukan dalam rapat koordinasi lintas sektor siaga bencana karhutla dan kekeringan yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan di Aula Benteng Tundakan, Kantor Bupati Balangan, Paringin Selatan, Rabu (12/8/2026) kemarin.

 

Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi, mengajak seluruh elemen untuk meningkatkan kewaspadaan dan aktif dalam upaya penanggulangan bencana, termasuk pencegahan dan mitigasi.

 

"Optimalkan mitigasi bencana. Mitigasi perlu langkah konkret dan koordinasi yang terencana, terpadu dan berkesinambungan," tegasnya.

 

Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H. Rahmi, mengatakan potensi kebakaran lahan di Balangan cukup meningkat. Dari seluruh kejadian yang tercatat, terdapat 17 kejadian dengan luas wilayah terbakar mencapai 29,5 hektare dan tersebar di seluruh kecamatan.

 

"Dengan kita sudah menetapkan status siaga karhutla ini, upaya-upaya dan langkah-langkah penanganan serta pengendalian terhadap karhutla bisa kita tingkatkan lebih intensif lagi," katanya.

 

Sementara itu, Kepala Stasiun Klimatologi Kalimantan Selatan, Klaus Johannes Apoh Damanik, menyampaikan seluruh wilayah Balangan secara umum sudah memasuki periode musim kemarau.

 

Puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada September dengan durasi sekitar 16 hingga 18 dasarian.

 

"Jadi dasar itu semoga bisa menjadi acuan bagi Pemerintah Kabupaten Balangan untuk menentukan langkah-langkah antisipasi penanganan kebakaran hutan itu sendiri," ujarnya.

 

Ia menambahkan, kondisi kemarau diperkirakan berlangsung hingga Oktober. Pengaruh El Nino bahkan diperkirakan berlanjut hingga awal 2027, sehingga curah hujan pada masa awal musim hujan diprediksi masih sedikit. (infopublik)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad


banner