SIAGA-FM – BPBD Banten perkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, komunitas, sekolah, dan media untuk mengurangi risiko bencana.
Dokumentasi kegiatan Gerakan Membersihkan Parit dan
Selokan (GEMPARKAN). (Foto: ig/@bpbd.pandeglang)
Salah satu upaya
yang dijalankan adalah Gerakan Membersihkan Parit dan Selokan (GEMPARKAN) guna
mengantisipasi banjir menjelang musim hujan.
Sekretaris BPBD
Provinsi Banten, Hery Yulianto, mengatakan gerakan GEMPARKAN Banten telah
diinisiasi sejak Ramadan 2026. Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur,
termasuk Dinas Lingkungan Hidup, mahasiswa, Menwa, Pramuka, dan Palang Merah
Indonesia (PMI), dengan sasaran sejumlah titik yang rawan banjir.
“Konsep kita bukan
membentuk BPBD menjadi Superman, tapi ayo kita membuat super team,” katanya
dalam program Kentongan Tanggap Bencana bersama RRI Pro 1 Banten, Selasa, 20
Oktober 2026.
Hery menyatakan,
penanganan bencana merupakan tanggung jawab bersama sehingga keterlibatan
masyarakat sangat diperlukan.
Selain kerja bakti
lingkungan, BPBD mengembangkan Forum Pengurangan Risiko Bencana yang melibatkan
lima unsur atau pentaheliks, yakni pemerintah, media massa, dunia
usaha, perguruan tinggi, dan masyarakat.
Forum tersebut
diharapkan menjadi mitra dalam menyusun langkah pencegahan sekaligus
menjalankan kegiatan pengurangan risiko bencana.
Peran media juga
menjadi perhatian, terutama dalam menyampaikan informasi ketika bencana
terjadi.
BPBD Banten
merencanakan kerja sama dengan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Banten
untuk membahas radio bencana. Komunikasi melalui radio dinilai penting ketika
listrik padam dan jaringan internet terganggu, sehingga masyarakat tetap
membutuhkan akses informasi darurat.
BPBD Banten
berharap kolaborasi lintas sektor dapat memperkuat kesiapsiagaan masyarakat
menghadapi berbagai ancaman bencana.
Selain menjaga
kebersihan lingkungan, warga didorong aktif mengikuti edukasi kebencanaan,
mengenali risiko di sekitar tempat tinggal, dan memastikan informasi yang
diterima berasal dari sumber tepercaya.(rri)








.gif)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar