SIAGA-FM – Progres pembangunan hunian sementara (huntara) di sejumlah titik di Sumatra Barat (Sumbar) pascabencana, cukup cepat.
Perkembangan signifikan pembangunan huntara ini
dilaporkan Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol.
Per Selasa (20/1/2026) lalu, delapan titik pembangunan
huntara di Sumbar memasuki tahap penyelesaian akhir. Di beberapa lokasi bahkan
bangunan sudah berdiri.
Berikut adalah titik lokasi pembangunan huntara di
Sumatra Barat yang tengah berproses:
• Jorong Kayu Pasak Nagari Salareh Aia, Kec. Palambayan,
Kab. Agam
• Nagari Koto Tinggi, Kec. Gunung Omeh, Kab. 50 Kota
• Nagari Anduring, Kec. 2x11 Kayu Tanam, Kab. Padang
Pariaman
• Nagari Puluik-Puluik, Kec. Bayang Utara, Kab. Pesisir
Selatan
• Nagari Bungo, Kec. Batipuh, Kab. Tanah Datar
• Kelurahan Kapalo Koto, Kec. Pauh, Kota Padang
• Nagari Katapiang, Kec. Batang Anai, Kab. Padang
Pariaman
• Jorong Kubu Gadang, Nag. Sumpur, Kec. Batipuh Selatan
Kab. Tanah Datar.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pemerintah
daerah, beserta kementerian/lembaga terus berupaya mengakselerasi pembangunan
huntara.
Targetnya, rumah sudah bisa dihuni sebelum bulan Ramadhan
1447 Hijriyah, atau pada Februari mendatang.
Dari total 50.974 unit rumah rusak berat, tercatat
sebanyak 27.946 unit telah diajukan untuk pembangunan rumah huntara.
Sebanyak 1.286 unit huntara telah selesai dibangun dan
siap dihuni, sementara ribuan unit lainnya masih dalam proses pengerjaan.(ist)






.gif)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar