SIAGA-FM – Dukung penanganan masyarakat terdampak bencana ala, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, siagakan 16 ton beras bermutu medium.
CBPD Natuna saat
mau diserahkan kepada penerima kategori keluarga rawan pangan kronis di
Kecamatan Bunguran Utara pada Sabtu (6/6/2026). ANTARA/Muhamad Nurman
Kepala Bidang
Ketahanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Natuna,
Akmal Dusty, Minggu (7/6/2026) mengatakan, stok beras tersebut tersimpan di gudang
Perum Bulog yang berada di wilayah Kabupaten Natuna.
"Ada sekitar
16 ton lebih cadangan beras pemerintah daerah di gudang Bulog," ucap Akmal
dikutip dari Antara.
Menurut Akmal,
dengan adanya cadangan beras, pemerintah daerah dapat bergerak cepat
menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan tanpa harus menunggu
pasokan dari daerah lain.
Ia menerangkan cadangan
beras itu dapat digunakan untuk membantu warga yang terdampak berbagai jenis
bencana, seperti banjir, puting beliung, dan bencana alam lainnya.
Namun, bantuan
tersebut tidak diperuntukkan bagi korban kebakaran rumah. Selain itu, cadangan
beras juga dapat disalurkan kepada keluarga yang masuk kategori rawan pangan
kronis.
Akmal menjelaskan,
bantuan beras bagi korban bencana diberikan berdasarkan jumlah jiwa terdampak,
sedangkan bantuan untuk keluarga rawan pangan kronis disalurkan per keluarga.
Setiap keluarga penerima dalam kategori rawan pangan memperoleh bantuan
sebanyak 10 kilogram beras.
Sementara itu,
jumlah bantuan bagi keluarga terdampak bencana disesuaikan dengan tingkat
keparahan dampak yang ditimbulkan. Tingkat keparahan bencana dibagi menjadi
tiga kategori, yakni ringan, sedang, dan berat.
Untuk kategori
ringan, setiap jiwa terdampak menerima bantuan beras sebanyak delapan kilogram.
Pada kategori sedang, bantuan yang diberikan meningkat menjadi 12 kilogram per
jiwa, sedangkan untuk kategori berat mencapai 16 kilogram per jiwa.
"Untuk
kategori bencana dihitung per jiwa. Misalnya dalam satu rumah atau satu kartu
keluarga terdapat lima orang terdampak bencana ringan, maka bantuan diberikan
delapan kilogram di kalikan lima," kata Akmal.(Source: Antara)








.gif)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar