Rakor BPBD Gorontalo: Data Bencana Jadi Kunci Kebijakan Tanggap Darurat - Siaga | Cerdas & Informatif

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad



Minggu, 05 Juli 2026

Rakor BPBD Gorontalo: Data Bencana Jadi Kunci Kebijakan Tanggap Darurat

SIAGA-FM – Data kejadian bencana yang valid  merupakan fondasi utama dalam pengambilan kebijakan dan penanganan kedaruratan.

 

Rapat koordinasi pemutakhiran data kejadian bencana kabupaten dan kota se-Provinsi Gorontalo. (foto PPID)


Hal itu disampaikan  Kepala Bidang 2 Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Gorontalo, Hifni Tegela saat memimpin rapat koordinasi pemutakhiran data kejadian bencana kabupaten dan kota se-Provinsi Gorontalo di Gorontalo, Jumat (3/7/2026) lalu.

 

"Data yang valid dan terkini sangat dibutuhkan sebagai dasar dalam menentukan langkah penanganan bencana, mulai dari kebutuhan evakuasi, bantuan logistik, pelayanan dasar, hingga proses pemulihan bagi masyarakat terdampak," ujar.

 

Menurut Hifni, koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota harus terus diperkuat, agar proses pelaporan kejadian bencana dapat berjalan lebih cepat dan terintegrasi.

 

Ia menyebut, pemutakhiran data tidak hanya berkaitan dengan jumlah kejadian bencana, tetapi juga mencakup data korban terdampak, kerusakan rumah, fasilitas umum, infrastruktur, hingga kebutuhan mendesak masyarakat di lokasi kejadian.

 

"Harapan kami, BPBD kabupaten/kota di Gorontalo bisa mengaktifkan peran pusdalops masing-masing daerah," ujarnya.

 

Dalam rapat tersebut, peserta membahas mekanisme pelaporan serta pembaruan data berbagai kejadian bencana yang terjadi di wilayah Provinsi Gorontalo, meliputi banjir, tanah longsor, angin kencang, cuaca ekstrem, kebakaran, serta bencana lain yang berdampak terhadap masyarakat, lingkungan, dan infrastruktur.

 

Selain menjadi ruang sinkronisasi data, rapat koordinasi tersebut juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi kendala yang dihadapi BPBD kabupaten/kota dalam pelaporan kejadian bencana, sekaligus mendorong peningkatan kecepatan penyampaian informasi, terutama pada masa tanggap darurat.(source: infopublik)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad


banner