SIAGA-FM – Analis Kebijakan Publik Genius Umar menyebut, Sumatra Barat membutuhkan pemimpin yang memahami risiko bencana dalam setiap kebijakan pembangunan.
Hal tersebut disampaikannya setelah kegiatan diskusi
dengan Sestama BNPB, Dr. Rustian, Senin (10/8/2026. Genius mengatakan, Sumatra
Barat memiliki potensi besar sekaligus risiko bencana yang tinggi.
Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan pemimpin yang
tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi. Pemimpin daerah harus
bertumpu pada tiga kemampuan utama. Ketiganya adalah sense of disaster, sense
of ecology, dan sense of development.
Sense of disaster
berarti kemampuan memahami, membaca, dan mengantisipasi risiko bencana sejak
awal. Konsep tersebut harus menjadi bagian penting dalam setiap kebijakan
pembangunan daerah.
Genius menilai pengurangan risiko bencana tidak boleh
hanya menjadi tanggung jawab lembaga tertentu. Mitigasi bencana harus masuk
dalam visi pembangunan, tata ruang, dan anggaran daerah.
Setiap pembangunan infrastruktur juga harus
mempertimbangkan potensi risiko bencana. Sekolah, rumah sakit, dan fasilitas
publik harus mampu tetap berfungsi ketika bencana terjadi.
Menurutnya, kesiapsiagaan harus menjadi bagian dari
budaya pembangunan di Sumatra Barat.
Sense of
development berarti tetap mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan
kesejahteraan masyarakat. Ketiga pendekatan tersebut harus terintegrasi dalam
setiap kebijakan pembangunan daerah.
Genius mendorong Sumatra Barat memiliki agenda
pembangunan bertajuk “Disaster Resilient
and Ecologically Sustainable West Sumatra”.
Agenda tersebut mencakup penataan ruang, infrastruktur,
pendidikan kebencanaan, dan pemulihan lingkungan.
Pemimpin daerah juga perlu mengorkestrasi pembiayaan
penanggulangan serta pemulihan pascabencana. Upaya tersebut membutuhkan
kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat.
Menurut Genius, kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan
pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi. Pemimpin juga harus memastikan
keselamatan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang.(SOURCE:
RRI)








.gif)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar