Analis Kebijakan Publik: ‘Pemimpin Sumbar Harus Peka Risiko Bencana’ - Siaga | Cerdas & Informatif

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad



Selasa, 11 Agustus 2026

Analis Kebijakan Publik: ‘Pemimpin Sumbar Harus Peka Risiko Bencana’


SIAGA
-FM
– Analis Kebijakan Publik Genius Umar menyebut, Sumatra Barat membutuhkan pemimpin yang memahami risiko bencana dalam setiap kebijakan pembangunan.

 

Hal tersebut disampaikannya setelah kegiatan diskusi dengan Sestama BNPB, Dr. Rustian, Senin (10/8/2026. Genius mengatakan, Sumatra Barat memiliki potensi besar sekaligus risiko bencana yang tinggi.

 

Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan pemimpin yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi. Pemimpin daerah harus bertumpu pada tiga kemampuan utama. Ketiganya adalah sense of disaster, sense of ecology, dan sense of development.

 

Sense of disaster berarti kemampuan memahami, membaca, dan mengantisipasi risiko bencana sejak awal. Konsep tersebut harus menjadi bagian penting dalam setiap kebijakan pembangunan daerah.

 

Genius menilai pengurangan risiko bencana tidak boleh hanya menjadi tanggung jawab lembaga tertentu. Mitigasi bencana harus masuk dalam visi pembangunan, tata ruang, dan anggaran daerah.

 

Setiap pembangunan infrastruktur juga harus mempertimbangkan potensi risiko bencana. Sekolah, rumah sakit, dan fasilitas publik harus mampu tetap berfungsi ketika bencana terjadi.

 

Menurutnya, kesiapsiagaan harus menjadi bagian dari budaya pembangunan di Sumatra Barat.

 

Sense of development berarti tetap mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ketiga pendekatan tersebut harus terintegrasi dalam setiap kebijakan pembangunan daerah.

 

Genius mendorong Sumatra Barat memiliki agenda pembangunan bertajuk “Disaster Resilient and Ecologically Sustainable West Sumatra”.

 

Agenda tersebut mencakup penataan ruang, infrastruktur, pendidikan kebencanaan, dan pemulihan lingkungan.

 

Pemimpin daerah juga perlu mengorkestrasi pembiayaan penanggulangan serta pemulihan pascabencana. Upaya tersebut membutuhkan kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat.

 

Menurut Genius, kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi. Pemimpin juga harus memastikan keselamatan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang.(SOURCE: RRI)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad


banner