PVMBG: Erupsi Anak Krakatau tidak Otomatis Timbulkan Tsunami - Siaga | Cerdas & Informatif

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad



Rabu, 02 September 2026

PVMBG: Erupsi Anak Krakatau tidak Otomatis Timbulkan Tsunami


SIAGA
-FM
– Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Rita Susilawati menegaskan,  erupsi di Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda tidak otomatis menimbulkan tsunami, sehingga masyarakat diminta tetap tenang dan waspada.

 

Hal itu disampaikan Rita Susilawati, dalam konferensi pers secara daring, Kamis (2/9/2026). Menurut Rita, GAK sendiri telah berada pada Status Level III (Siaga) sejak Kamis (2/7/2026).

 

Untuk itu, pihaknya mengimbau masyarakat, nelayan, pengunjung, dan wisatawan agar tidak mendekati kawasan kawah aktif dalam radius 3 kilometer.

 

Pada 31 Agustus 2026, GAK mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu mencapai 200 meter di atas puncak.

 

Rita mengharapkan agar masyarakat hanya mempercayai informasi resmi dari pemerintah daerah atau instansi terkait dan tidak panik.

 

"Masyarakat yang tinggal di sekitar gunung berapi mohon agar memahami kondisi sekitarnya dan mematuhi rekomendasi dari PVMBG," tegasnya.

 

PVMBG juga mengklarifikasi bahwa meskipun enam gunung api di Indonesia erupsi pada hari yang sama, fenomena itu tidak menandakan adanya pemicu magmatik yang sama.

 

"Bersamaan waktunya, belum berarti berhubungan prosesnya," ujar Rita Susilawati.(infopublik)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad


banner