Walikota Malang Tekankan Edukasi Siaga Bencana untuk Lindungi Siswa - Siaga | Cerdas & Informatif

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad



Selasa, 15 September 2026

Walikota Malang Tekankan Edukasi Siaga Bencana untuk Lindungi Siswa

SIAGA-FM – Membekali anak dengan pengetahuan kebencanaan sejak dini menjadi langkah penting untuk membangun kesiapsiagaan dan melindungi keselamatan mereka.

 

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat saat memberikan arahan kepada peserta sosialisasi di MIN 1 Kota Malang (Foto: Bagian Prokompim Setda Kota Malang)


Hal inilah yang ditekankan dalam Sosialisasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), yang kali ini dilaksanakan di MIN 1 Kota Malang, Senin (14/9/2026).

 

Walikota Malang, Wahyu Hidayat, yang hadir dalam kegiatan ini menyampaikan, sosialisasi SPAB merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

 

Melalui edukasi ini, siswa diharapkan memahami langkah-langkah yang perlu dilakukan ketika menghadapi situasi darurat, sehingga dapat melindungi diri dan mengurangi risiko menjadi korban bencana.

 

“Ini adalah program sebagai tindak lanjut dari Musrenbang yang memang diinginkan oleh masyarakat Kota Malang,” terangnya.

 

Walikota Malang menyebutkan, sekolah menjadi lingkungan penting untuk membangun kesiapsiagaan karena siswa menghabiskan banyak waktu di sekolah selain di rumah.

 

Dengan pembekalan sejak dini, lanjutnya, siswa diharapkan tidak hanya mengenali potensi bencana, tetapi juga memahami tindakan yang perlu dilakukan untuk menjaga keselamatan diri dan orang-orang di sekitarnya.

 

Dalam sosialisasi kali ini, BPBD Kota Malang mengecek kesiapan sekolah, termasuk sarana dan prasarana pendukung. Pengecekan ini menjadi bagian dari upaya memastikan lingkungan sekolah memiliki dukungan yang memadai untuk menghadapi situasi darurat.

 

Wahyu juga menekankan pentingnya kejelasan jalur evakuasi agar siswa dan warga sekolah dapat mengetahui arah serta langkah penyelamatan ketika bencana terjadi.

 

“Jalur evakuasinya juga akan diperjelas agar pada saat bencana nanti kita bisa mengantisipasi, paling tidak meminimalkan terjadinya korban,” jelasnya.

 

Selain siswa, pada kegiatan ini wali murid juga turut dihadirkan agar dapat memahami materi kesiapsiagaan bencana yang diberikan.

 

Harapannya, pengetahuan yang diperoleh anak di sekolah dapat diterapkan pula di lingkungan keluarga, sehingga orang tua dan anak sama-sama memahami langkah yang perlu dilakukan ketika bencana terjadi.

 

Dengan demikian, kesiapsiagaan bencana tidak hanya dibangun di lingkungan sekolah, tetapi juga diperkuat di rumah sebagai tempat anak menghabiskan waktu bersama keluarga.

 

Sosialisasi SPAB di MIN 1 Kota Malang ini merupakan yang ke-38 dari rangkaian edukasi kebencanaan yang dilaksanakan. Selain di satuan pendidikan mulai dari TK hingga SLTA, sosialisasi juga telah dilakukan di lingkungan masyarakat, mulai dari tingkat RT, RW hingga kelurahan.(ist)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad


banner